Selasa
21 Juli 2026 | 7 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Stafsus Presiden Jokowi: Jangan Lupa Pilih Pak Ganjar, Ya

staf-khusus-presiden-angkie-yudistia-foto-m-fathra-nazrul-islamjpnncom-24

MATARAM – Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Angkie Yudistia secara terbuka mendukung calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Angkie menilai Indonesia akan lebih baik di bawah kepemimpinan mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu.

“Kami yakin pilih Pak Ganjar karena kami percaya akan membawa Indonesia lebih baik dan lebih inklusi dengan program-program unggulan beliau. Jadi, jangan lupa pilih Pak Ganjar ya nanti,” kata Angkie saat menghadiri acara Hari Disabilitas Internasional 2023 di Mataram, Lombok, Minggu.

Dia mengatakan rekam jejak Ganjar selama dua periode menjadi anggota DPR RI dan dua periode menjadi gubernur Jateng membuktikan betapa Ganjar peduli kepada penyandang disabilitas.

Ganjar juga selalu menempatkan penyandang disabilitas pada posisi yang penting dalam pengambilan kebijakan.

“Karena beliau itu mengerti dan memahami betul apa yang dibutuhkan penyandang disabilitas. Beliau mau merangkul teman-teman disabilitas dalam pengambilan kebijakannya saat menjadi Gubernur Jateng. Kami berharap, beliau juga akan merangkul seluruh penyandang disabilitas di Indonesia jika kelak menjadi presiden,” katanya.

Sementara itu, dalam acara Hari Disabilitas Internasional, Ganjar mendengarkan banyak masukan dari para penyandang disabilitas.

Keluhan, saran, dan kritik ditampung demi memberikan yang terbaik bagi kelompok minoritas itu.

Ganjar mendengarkan beberapa masukan terkait kesetaraan hak aksesibilitas kaum disabilitas, khususnya di ruang-ruang publik.

“Tadi ada yang menyampaikan ‘di sini sudah pakai kursi roda, pak, tetapi saya sulit untuk naik tangga, Bapak tolong berikan akses’. ‘Pak saya tunanetra, tolong pak saya berikan jalan ada tandanya dan kami tahu’,” katanya.

Banyak ruang-ruang publik yang ada dinilai kurang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Untuk itu, Ganjar berkomitmen mendorong penyediaan inklusivitas infrastruktur seperti ruang publik dan kantor-kantor pemerintahan yang ramah bagi penggunanya, termasuk disabilitas pada masa pemerintahannya mendatang.

“Saya sudah punya pengalaman pada saat jadi gubernur, waktu itu kelompok disabilitas adalah salah satu kelompok yang selalu kami ajak dalam musyawarah perencanaan pembangunan di samping kelompok perempuan dan anak. Inilah cara membuat setara semuanya dan tidak ada yang ditinggalkan, no one left behind,” katanya. (jpnn/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...