Kamis
28 Mei 2026 | 12 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

SPAM Dusun Sumbul Diresmikan, Bupati Malang: Selaras dengan Pengembangan KEK Singhasari

pdip jatim 250514 abahsan air bersih

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang pada Selasa (13/5/2025).

Menurutnya, ini selaras dengan visi misi Pemkab Malang untuk mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. Desa Klampok sendiri memiliki potensi strategis dalam hal ini sebagai kawasan yang difokuskan pada sektor pariwisata dan pengembangan teknologi.

”Ini adalah peluang besar,” kata Sanusi.

Pihaknya optimistis bahwa sinergi antara pembangunan infrastruktur dasar seperti SPAM, dukungan terhadap UMKM melalui pasar rakyat, dan pengembangan KEK akan menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif bagi masyarakat sekitar.

Melalui penyediaan akses air minum yang layak, menjadi upaya mewujudkan cita-cita menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera secara merata hingga ke pelosok desa.

SPAM, jelas politisi PDI Perjuangan itu, adalah langkah nyata dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, yakni air bersih yang layak dan berkelanjutan.

Dia berharap agar ke depan, keberadaan SPAM di Dusun Sumbul ini tidak hanya menjadi infrastruktur teknis semata, tetapi juga menjadi penopang utama bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Di mana air adalah kebutuhan mendasar, dan dengan akses air bersih yang baik, secara praktis kesehatan masyarakat juga akan meningkat serta diikuti dengan bertambahnya produktivitas masyarakat yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan,” harapnya.

Diketahui, proyek senilai Rp11,2 miliar tersebut kini telah mampu melayani kebutuhan air bersih untuk 405 kepala keluarga atau setara 1.620 jiwa yang tersebar di 10 RT dan 2 RW di wilayah Dusun Sumbul. SPAM Singosari kini dikelola oleh Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (Hippam) setempat.

Khofifah menerangkan, sistem ini bukan hanya memperluas akses air bersih, tetapi juga menekan biaya pengeluaran masyarakat. Sebelumnya, karena sulit air, warga sampai harus membayar hingga Rp50 ribu per meter kubik.

”Jika satu keluarga butuh 20 kubik per bulan, berarti bisa habis Rp1 juta. Sekarang dengan SPAM ini, cukup bayar Rp1.000 per meter kubik. Sangat jauh lebih terjangkau,” jelasnya.

Tak hanya rumah tangga, fasilitas umum seperti sekolah, masjid, musala, hingga pondok pesantren juga mendapat sambungan air dari SPAM ini. Di antaranya satu lembaga TK, satu SD, satu SMP satu atap, tujuh musala, dua masjid, satu taman pendidikan Al-Quran (TPA), dan satu pondok pesantren. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Sampang Potong Lima Ekor Sapi, Iwan: Kami Hadir untuk Kebahagiaan Masyarakat

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang melakukan pemotongan hewan kurban di lima ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Kurang Mampu dan Lansia

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep membagikan ratusan paket daging kurban ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ajak Masyarakat Jadikan Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas Sosial

Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha 1447 H sebagai momentum memperkuat gotong ...
ROMANTIKA

Bung Karno Ditembak Saat Salat Iduladha, Sniper: Sosoknya jadi Dua

DOR! Bunyi letusan senapan menyalak diantara barisan jemaah yang sedang melaksanakan salat Iduladha di lapangan ...
KABAR CABANG

Ketika Kupon Terakhir Tersobek, ‘Dapur’ Kurban PDIP Jember Pun Menutup Hari dengan Senyum

DPC PDI Perjuangan Jember menuntaskan pembagian ratusan paket daging kurban Idul Adha 1447 H dengan suasana hangat ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Salurkan Hewan Kurban ke Kandangtepus, Warga Beri Apresiasi

LUMAJANG – Terima hewan kurban dari DPC PDI Perjuangan Lumajang, warga Desa Kandangtepus Kecamatan Senduro ucapkan ...