Rabu
21 Oktober 2026 | 1 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Sugeng Beber Peran Pemuda Tangkal Radikalisme

pdip-jatim-reses-sugeng-1

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Sugeng Pujianto menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bertempat di Bale Rembug, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (20/2/2022).

Di acara ini, Sugeng menerangkan seputar peran vital generasi muda dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Salah satunya adalah menangkal masuknya ideologi-ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Pemuda harus memiliki semangat kebangsaan untuk menangkal segala paham-paham radikal di tengah-tengah masyarakat kita. Bangsa ini membutuhkan pemuda-pemuda yang tangguh dan berpegang teguh pada Pancasila,” tegas Sugeng.

Terlebih saat ini, sebutnya, persebaran informasi sangat sulit untuk dibendung. Penyebaran konten-konten bersifat provokatif dan memecah belah sangat sering ditemui terutama di media sosial yang sering dijadikan sarana oleh kelompok radikal untuk menghasut generasi muda.

“Penguatan nilai-nilai kebangsaan haruslah ditanamkan baik di lingkungan sekolah maupun universitas. Jangan sampai lembaga pendidikan yang melahirkan insan intelektual lantas dicekoki dengan paham radikal yang dapat merongrong kebhinekaan,” imbuh anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.

Sementara itu, Syafril Nazirudin, Kabiro Media dan Opini BKN PDI Perjuangan yang menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini menegaskan bahwa pemuda adalah ujung tombak pembangunan bangsa.

Sehingga sangat tidak mengherankan apabila kelompok-kelompok radikal menjadikan pemuda sebagai target penyebaran paham radikalisme.

“Beberapa waktu belakangan ramai di media sosial terkait dengan peristiwa penendangan sesajen, dan juga pengharaman kesenian wayang. Perlu digelorakan semangat untuk melawan paham-paham ekslusif yang mencoba untuk menggerus adat, tradisi, dan budaya warisan luhur bangsa,” beber Syafril.

Menurutnya, generasi muda adalah pihak yang paling rentan terpapar ideologi dan pandangan radikal. Hal ini disebabkan propaganda kelompok-kelompok tersebut yang disebarkan melalui medsos dan sengaja menargetkan generasi muda yang mayoritas pengguna medsos.

“Pemikiran-pemikiran bersifat eksklusif dan provokatif ini, memiliki potensi besar untuk merusak toleransi dan persatuan bangsa apabila para pemuda tidak memiliki fondasi pemahaman dasar mengenai kebangsaan dan Pancasila yang kuat,” jelasnya.

Mahasiswa Doktor Ilmu Politik itu juga berpesan, kepada pemuda pemudi yang hadir dalam kesempatan ini, untuk terus merawat dan menjaga tradisi, adat, dan budaya setempat.

Sehingga paham-paham eksklusif seperti khilafahisme akan susah untuk menyebarkan pemahamannya di tengah masyarakat. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Deni Wicaksono Desak Gubernur Perkuat Mitigasi: Jangan Tunggu Air Habis dan Hutan Terbakar

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengevaluasi ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan di SD-SMP Negeri Surabaya Mulai November 2026

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri di Kota Surabaya melakukan pungutan dalam ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Soroti Peredaran Minol, Baktiono Dorong Pengawasan Ketat

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong pengawasan lebih ketat terhadap peredaran minuman beralkohol (minol), ...
KRONIK

Sosialisasi Pencegahan Kerusakan Hutan di Banyuwangi, Sonny Soroti Keadilan Penegakan Hukum

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny Tri Danaparamita, menekankan pentingnya penegakan hukum kehutanan yang ...
LEGISLATIF

Widarto Ingatkan Pemkab Jember, Serapan APBD 2026 Jangan Korbankan Kualitas Proyek

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, meminta pemerintah kabupaten (pemkab) tidak sekadar mengejar serapan ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...