Kamis
17 September 2026 | 11 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Pertanian di Tulungagung, Erma Ajak Masyarakat Budidaya Sorgum

PDIP-Jatim-Erma-Reses-12022025

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jatim, Erma Susanti, mengajak masyarakat Kabupaten Tulungagung untuk bersama-sama budidaya tanaman pangan non-beras. Salah satunya tanaman sorgum.

Hak itu disampaikan Erma pada acara Sosialisasi Pertanian dengan tema “Peningkatan Produktivitas Pertanian dengan Cara yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan” di Desa Bendiljati Kulon, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Selasa (11/2/2025).

“Sorgum ini kita kenakan dan bersama-sama akan kita budidayakan sebagai bagian dari upaya mengintensifkan ketahanan pangan non-beras,” ujar Erma.

Selain itu, program budidaya tanaman pangan non-beras merupakan salah satu amanat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bahwa seluruh kader harus menjaga program swasembada pangan yang tentunya tidak hanya bergantung pada komoditas beras.

Masyarakat petani di daerah harus memilih budidaya tanaman pangan pengganti beras yang syarat dengan vitamin dan mempunyai manfaat serta menjadi alternatif pertanian di Indonesia.

“Fokus pemerintah saat ini adalah swasembada pangan yang ditargetkan pada tahun 2027. Artinya, pada tahun tersebut sudah tidak boleh ada lagi beras impor, kedelai impor, maupun jagung impor,” jelasnya.

Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung itu menambahkan, dengan terlaksananya swasembada pangan, seluruh kebutuhan pangan rakyat Indonesia harus dipenuhi oleh produksi petani dalam negeri.

Dalam waktu 2 tahun ke depan pemerintah akan menambah intensifikasi di sektor pertanian dengan sangat luar biasa.

Erma juga menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh program yang sudah digagas oleh Kementerian Pertanian RI. Salah satunya, porgram terkait kelangkaan pupuk bersubsidi di Provinsi Jatim.

Pemerintah menargetkan setahun ke depan Jawa Timur harus surplus komoditas pangan, khususnya beras mencapai 2 ton.

“Jawa Timur tidak boleh lagi ada masalah terkait pupuk. Jika intensifikasi produksi lahan pertanian ditingkatkan, maka saprodinya jangan sampai ada kendala,” terangnya. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...