Minggu
05 Juli 2026 | 11 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Hoaks Penculikan, Dewan Desak Pemkot Surabaya Ambil Tindakan

pdip-jatim-khusnul-khotimah-surabaya-170321

SURABAYA – Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah minta pemkot mengambil tindakan terkait informasi penculikan anak di lembaga pendidikan Kota Surabaya, meski kepolisian memastikan kabar itu adalah hoax.

Menurutnya, penindakan itu perlu dilakukan meski sejumlah voice note penculikan anak di beberapa sekolah yang beredar melalui aplikasi WhatsApp, telah dipastikan tidak benar setelah di-crosscheck.

“Saya minta, dinas pendidikan untuk membuat imbauan kalau terjadi sesuatu di sekolah masing-masing dan hendaknya segera melapor,” kata Khusnul di Surabaya, Rabu (1/2/2023).

Menurutnya, langkah antisipasi dan imbauan perlu dilakukan untuk menjaga rasa aman. “Jadi ada seperti hotline yang segera, agar (kalau ada-red) kejadian saat itu bisa dideteksi atau bisa ditanggulangi lebih awal,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya tersebut juga mendorong semua pihak, tidak hanya pemkot, turut memperhatikan fenomena ini. Meski Surabaya terbilang aman, kewaspadaan tetap harus dilakukan.

“Artinya menjaga anak-anak Surabaya itu tidak sendiri atau melibatkan komponen yang ada. Masyarakat sekitar, orang tua wali murid dan seluruh stakeholder memiliki peran yang tak terpisahkan. Termasuk juga bisa mengawasi lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Sementara, kepada wartawan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga memastikan kalau informasi penculikan anak itu tidak benar. “Kapolda Jatim menyampaikan isu itu hoax. Video lama-lama diputar lagi, seperti geng motor itu,” kata Eri.

Dia lalu minta semua orangtua untuk tenang dan tidak gampang terkecoh informasi itu. Namun, dia minta sebagai bentuk kewaspadaan, orang tua juga harus memastikan keselamatan buah hatinya saat pulang dari aktivitas tertentu.

“Tidak boleh jumawa. Orang tua harusnya ya jaga anak, jangan pulang sekolah dilepaskan begitu saja. Meski kerja, ada orang yang dipercaya untuk jemput anak. Saya sudah sampaikan kepala dispendik kalau waktunya pulang, biar di kelas. Kalau udah dijemput baru. Moga-moga bisa. Khususnya yang kelas kecil-kecil itu,” tuturnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses Erna Sujarwati, Warga Minta Pengerukan Sungai Keradenanrejo dan Sidomlangean

LAMONGAN – Agenda reses anggota legislatif bukan sekadar pemenuhan kewajiban formal, melainkan ruang krusial untuk ...
UMKM

Turnamen Sepak bola Tarkam di Kabupaten Pasuruan Selesai, Pedagang Es Jus Raup Laba Jutaan

KABUPATEN PASURUAN – Turnamen sepak bola antar-kampung (tarkam) bergengsi, Bulat Cup 2026 Piala Bupati, resmi ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Kota Malang Minta Pembangunan Koperasi Merah Putih Tak Korbankan RTH dan LSD

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani meminta pembangunan Koperasi Merah Putih tidak mengorbankan Ruang ...
KRONIK

Gelar Jalan Sehat dan Senam, Jatmiko Ajak Masyarakat Kuatkan Semangat Berdikari

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Jatmiko Dwijo Seputro, menggelar kegiatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Dorong Sport Center Potro Agung Dikelola Mandiri agar Tak Bebani APBD

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendorong Sport Center Potro Agung dikelola mandiri oleh masyarakat agar biaya ...
EKSEKUTIF

Buka PKD GP Ansor Brondong, Wabup Dirham Sampaikan Pentingnya Sinergi dalam Pembangunan Daerah

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengajak seluruh kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor di ...