Kamis
27 Agustus 2026 | 9 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sinung Sudrajat: Impor Beras Akan Permalukan Indonesia

pdip-jatim-sinung-sudrajat-bws2

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Sinung Sudrajat mengatakan, impor beras yang direncanakan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bukan hanya akan menyakiti hati petani, namun juga mempermalukan nama Indonesia. 

Sebab, kata Sinung, sejatinya Indonesia sejak dahulu dikenal dengan negara agraris. Bahkan sejarah pernah mencatat bahwa Indonesia pernah melakukan swasembada beras.

Dari fakta tersebut, kata Sinung, harusnya, dengan jutaan hektare lahan pertanian, Indonesia tidak perlu khawatir kekurangan beras. 

“Bagaimana mungkin di negara  dengan jutaan lahan pertanian,  beras sebagai makanan pokoknya, harus impor, itu jelas jelas mempermalukan Indonesia sebagai negara agraris,” kata Sinung, Sabtu (27/3/2021).

Soal alasan Mendag yang mengatakan bahwa impor beras dilakukan, sebagai antisipasi kelangkaan beras serta menstabilkan harga beras di masa pandemi, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menyatakan, seharusnya pemerintah telah memprediksi dan membuat perhitungan dengan matang seperti memberi stimulus kepada petani, atau memprioritaskan penanaman padi sebagai program nasional. 

“Jadi kekhawatiran akan terjadinya kelangkaan beras atau harga beras malah bisa diantisipasi,” ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bondowoso tersebut.

Menurutnya, pandemi sudah terjadi setahun yang lalu. “Kalau pemerintah ingin mengantisipasi kelangkaan beras atau takut harga beras akan mahal karena pandemi, harusnya perencanaan untuk antisipasi hal sudah disiapkan jauh-jauh hari, jadi tidak ada lagi kekhawatiran kekurangan beras,” jelas Sinung.

Dia menambahkan, bahwa sebagai negara dengan sumber daya alam yang melimpah, untuk persoalan pangan harusnya bukan hal sulit untuk diatasi. Ttinggal bagaimana pemerintah bisa dengan serius merencanakan program ketahanan pangan nasional, seperti pemberdayaan petani dan pengembangan produk pangan pengganti beras.

“Untuk urusan pangan, negara sebesar Indonesia yang kaya sumber daya alamnya, urusan harusnya tidak perlu khawatir, apalagi sampai impor. Yang penting pemerintah punya program dan komitmen yang jelas untuk menjaga ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (ryo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat, Tapi Harus Ikuti Mekanisme

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk menerima ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Percepat Konsolidasi Organisasi dan Pasang Target 12 Kursi di 2029

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kota Malang mempercepat konsolidasi organisasi dengan menuntaskan struktur kepengurusan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Ingatkan Ayah Tak Cukup Jadi Pencari Nafkah, Harus Hadir untuk Anak

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan para ayah agar tidak hanya menjalankan peran sebagai pencari ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah: Teknologi Harus Diolah Jadi Peluang, Bukan Sekadar Konsumsi

JOMBANG – Anggota DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mendorong masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, ...
LEGISLATIF

Novita Dorong Pacitan Naik Kelas Jadi Destinasi Incentive Trip Berkelas Nasional

PACITAN – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong Kabupaten Pacitan mengoptimalkan kekayaan wisata alam ...
EKSEKUTIF

Kekeringan Mengancam, Bupati Yani Gerak Cepat Kirim 20 Ribu Liter Air Bersih ke Tenggor

GRESIK – Ancaman kekurangan air bersih mulai menghantui sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik bergerak ...