Kamis
16 Juli 2026 | 5 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sidak Stadion Kanjuruhan, DPRD Kabupaten Malang Siap Kawal hingga 365 Hari Masa Pemeliharaan

pdip-jatim-250123-sidak-sta-kanjuruhan-1

MALANG – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang Tantri Bararoh menegaskan proyek renovasi Stadion Kanjuruhan jangan sampai wanprestasi. Tanggung jawab perawatan selama 365 hari ke depan harus dikawal hingga tuntas, mengingat renovasi menggunakan uang rakyat.

Pernyataan itu ditegaskan Tantri saat melakukan inspeksi mendadak ke Stadion Kanjuruhan, Rabu (22/1/2025) sore. Dia didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, Hidayat, dan jajaran Dinas PKP Cipta Karya.

Diketahui dalam sidak tersebut, masa pekerjaan renovasi dengan pelaksana konstruksi proyek PT Waskita Karya dan Brantas Abipraya KSO sudah berakhir per 31 Desember 2024 lalu.

Meski begitu, hingga 365 hari ke depan, tanggung jawab pemeliharaan Stadion Kanjuruhan tetap menjadi tanggung jawab mereka.

Selain menegaskan kewajiban itu, Tantri juga menanyakan proses kegiatan lain yang masih harus dilakukan sebelum peresmian oleh Presiden RI Prahowo Subianto untuk kemudian diserahterimakan kepada Pemkab Malang.

“Kami dari Komisi III ingin memastikan kondisi infrastruktur stadion usai direnovasi. Apakah sudah benar-benar layak sesuai harapan semua atau belum,” kata legislator PDI Perjuangan tersebut.

Dalam kunjungan itu, Tantri juga mengecek kondisi fasilitas utama yang ada dalam gedung utama, seperti ruang ganti pemain hingga akses ke tribun penonton maupun VVIP. Termasuk melihat tangga tribun di Gate 14 yang masih disisakan sebagai pengingat Tragedi Kanjuruhan.

Dalam sidak itu, menurut Tantri, untuk sementara ini belum mendapati temuan signifikan. Hanya tersisa perbaikan kecil seperti rembesan air di bagian tribun, pengecatan ulang dan teknis kecil lainnya.

“Jadi pengerjaan renovasi hanya berfokus pada renovasi dengan penguatan struktur bangunan yang ada. Faktor keamanan penonton lebih ditingkatkan. Saya kira sudah cukup bagus hasil pekerjaannya, sesuai standar internasional,” sebutnya.

Meski begitu, dia memastikan sebelum momen serah terima ke Pemkab Malang nanti, kondisi dan hasil renovasi stadion harus benar-benar dipastikan klir tanpa ada masalah.

“Jadi harus sering dicek satu-persatu hasil pekerjaannya. Sehingga nanti waktu serah terima sudah tidak ada masalah,” jelas Tantri.

Dengan begitu, pemeliharaan yang nanti dikawal oleh Pemkab Malang juga bisa klir.

Pihaknya nanti juga akan berinisiatif membantu Pemkab memastikan tanggung jawab perawatan oleh pelaksana renovasi benar-benar dijalankan dalam kurun 365 hari ke depan.

“Jika ini tidak dilakukan, ini bisa menjadi catatan wanprestasi dan harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...