Rabu
15 Juli 2026 | 9 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Serapan Pupuk Tinggi, Wahyu Minta Pengawasan Distribusi Agar Tak Terjadi Kelangkaan

pdip jatim 250728 wahyu prayudi

JEMBER – Anggota Komisi B DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho minta tingginya serapan pupuk di awal tahun harus diimbangi pengawasan distribusi agar tidak menimbulkan kelangkaan di wilayah lain. Permintaan ini dia sampaikan pada saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Pupuk Indonesia, Senin (26/1/2026).

Saat ini serapan pupuk subsidi di Kabupaten Jember pada awal 2026 terbilang tinggi. Hingga Januari, realisasi penyaluran pupuk subsidi telah mencapai lebih dari 10 persen dari total alokasi tahunan.

Kecamatan Balung dan Gumukmas tercatat sebagai wilayah dengan tingkat penyaluran tertinggi. “Kebutuhan petani memang meningkat karena masa tanam, tapi distribusi harus tetap merata. Jangan sampai kecamatan tertentu berlebih sementara wilayah lain kekurangan,” ujar dia.

Tak hanya minta pengawasan, legislator banteng tersebut juga menegaskan DPRD Jember akan terus mengawal distribusi pupuk subsidi bersama Pupuk Indonesia dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Pemkab Jember.

“Jika kebutuhan pupuk terus meningkat, kami juga membuka peluang pengajuan realokasi ke pemerintah provinsi,” katanya.

Sementara Account Executive Pupuk Indonesia Cabang Jember, Slamet Saputra, mengatakan lonjakan serapan pupuk terjadi karena masa tanam berlangsung serentak hampir di seluruh wilayah Jember. Bahkan, dalam waktu singkat jumlah petani yang menebus pupuk cukup tinggi.

“Pada bulan Januari saja realisasi sudah mencapai 10,92 persen. Dalam waktu tiga jam, dari pukul 06.00 sampai 09.00 pagi, tercatat sekitar 200 petani melakukan penebusan pupuk,” kata Slamet.

Menurutnya, Balung dan Gumukmas menjadi kecamatan dengan penyaluran tertinggi karena kebutuhan pupuk meningkat seiring pola tanam yang bersamaan. Kondisi tersebut perlu diantisipasi agar alokasi pupuk subsidi tidak habis di awal tahun.

“Kami khawatir alokasi pupuk untuk satu tahun justru terserap di Januari. Karena itu perlu edukasi kepada petani agar penggunaan pupuk disesuaikan dengan sistem tanam dan kebutuhan lahan,” ujarnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...
KRONIK

Empat SD Negeri di Ponorogo Nihil Siswa Baru, Riyanto Minta Dindik Siapkan Solusi

PONOROGO – Empat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo tidak mendapatkan satu pun siswa baru pada ...