Senin
20 April 2026 | 10 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seminar Politisi Perempuan Aktivis, Diana Sasa Ceritakan Pengalamannya dari Pegiat Buku hingga Wakil Rakyat

IMG-20230826-WA0017_copy_720x463

SURABAYA – Puluhan aktivis perempuan berhimpun dalam acara seminar online yang digelar Indonesia Mampu, pada Sabtu (26/8/2023).

Seminar dilaksanakan di kanal live streaming youtube @indonesiamampu7035 bertajuk “Politisi Perempuan Aktivis, Motivasi, Strategi Pemenangan dan Perjuangan Mewujudkan Aspirasi Kerakyatan”.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih berkesempatan menjadi pemateri pada acara itu.

Dalam pemaparannya, perempuan akrab disapa Diana Sasa menjelaskan ihwal pengalaman pribadinya sejak berkecimpung dalam organisasi pergerakan mahasiswa, aktivis buku atau literasi, hingga memutuskan terjun ke politik praktis dan menjadi wakil rakyat.

“Selama dalam kegiatan mahasiswa banyak sekali hal-hal yang saat itu cukup membuat saya gelisah, masih ada orang gak punya rumah, orang gak bisa berobat ketika sakit, ada orang hak-haknya diambil namun tidak dapat membela diri,” katanya.

“Nah selama saya melakukan advokasi kepada orang-orang tersebut, saya banyak mengalami benturan-benturan karena tidak memiliki power,” ujar Diana Sasa.

Bekiprah di Kandang Banteng
Lulus kuliah, Diana Sasa aktif sebagai pegiat literasi atau aktivis buku. Hingga pada tahun 2019, ia mencalonkan diri sebagai wakil rakyat dari PDI Perjuangan.

Dukungan dari sejawat aktivis pergerakan hingga komunitas buku dan masyarakat yang pernah di dampinginya, Diana Sasa pun menapaki tahapan politik elektoral. Blusukan ia jalankan.

“Teman-teman komunitas ini mendukung. Bahkan mereka sampai rela memberikan donasinya untuk dana kampanye saya. Mereka sampai rela patungan dan sebegitu mendukungnya, itu sangat berkesan sekali bagi saya dan tidak terlupa,” kenang Diana Sasa.

Menjadi wakil rakyat, Diana Sasa melaksanakan tugas sesuai kewenangan legislator. Menjalankan fungsi pengawasan, pembuatan perda dan penganggaran bersama eksekutif.

“Untuk pembuatan perda, ide atau gagasan kami tuangkan dalam beberapa perda seperti perda toleransi, perda pemberdayaan pesantren, desa wisata, dan  pencegahan peredaran narkoba,” pungkas Diana Sasa yang juga Kepala Unit Media DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Sementara itu, Founder Indonesia Mampu Endah Cahya Immawati mengucapkan terima kasihnya kepada Diana Sasa yang telah membagikan pengalamannya kepada peserta. Sehingga, para aktivis perempuan dapat mempunyai wawasan baru sebagai calon kontestan pemilu.

“Menjadi sebuah wawasan penting bagi kita sebagai aktivis yang akan terjun di dunia politik. Karena politik bagi saya seorang pemula menjadi suatu abstrak, jadi strateginya seperti apa agar minim biaya, dan setelah jadi nanti bagaimana cara memperjuangkan aspirasi masyarakat, Mbak Sasa telah menyampaikan dengan lengkap,” kata Endah Cahya Immawati. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...
KRONIK

Industri Makin Banyak, Ini Strategi Pemkab Ngawi Agar Tenaga Kerja Lokal Terserap Maksimal

NGAWI – Pertumbuhan industri di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Kabupaten Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029

Deni Wicaksono menegaskan Musancab PDIP se- Kabupaten Madiun sebagai bagian restrukturisasi organisasi untuk ...
KRONIK

Erma Tegaskan Pelibatan Gen Z pada Struktur PAC Melalui Proses Panjang

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten, Erma Susanti, menegaskan bahwa pelibatan Gen Z dalam pengisian ...
KABAR CABANG

Hadapi 2029, Fery Sudarsono Dorong Konsolidasi dan Digitalisasi Kader PDIP Kabupaten Madiun

Fery Sudarsono dorong konsolidasi kader PDIP Kabupaten Madiun hingga akar rumput sekaligus menekankan pentingnya ...