Jumat
28 Agustus 2026 | 12 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Ramadan Momen Jokowi dan Prabowo Rekonsiliasi

pdip-jatim-hasto-di-hotel-sultan

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut bulan Ramadan merupakan momentum yang baik untuk rekonsiliasi kedua kubu pasangan calon presiden. Bulan yang penuh berkah dan rahmat tersebut, menurutnya, sangat baik untuk membangun silaturahmi.

“Bulan Ramadan momentum yang sangat baik, saya yakin bulan suci tersebut akan kita gunakan dengan sebaik-baiknya untuk membangun tidak hanya silaturahmi. Tapi semangat berdedikasi dengan seluruh keimanan kita untuk bangsa dan negara dan semangat untuk membangun persaudaraan, semangat untuk membersihkan diri,” kata Hasto, di Rumah Aspirasi, Jakarta Pusat, kemarin.

Dia melanjutkan, momen puncaknya saat halal bihalal Idul Fitri. Menurutnya momentum di hari Lebaran ini mampu meredakan ketegangan.

“Puncaknya nanti berhalal-bihalal. Oleh karena itu momentum bulan Ramadan itu kami meyakini juga mampu menyejukkan berbagai ketegangan,” kata Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf.

Hasto juga menilai kedua pasangan calon presiden lebih baik melakukan rekonsiliasi secara langsung. Dia setuju Jokowi dan Prabowo bertemu langsung.

“Jadi kami sepakat bahwa pertemuan secara langsung antara pak Jokowi dan pak Prabowo itu merupakan hal yang positif dan menunjukkan tingkat kedewasaan politik,” ujarnya.

Pasangan Capres-cswapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin, lanjut Hasto, pada saatnya juga akan bertemu dengan para tokoh nasionalis. Dalam peremuan itu, Jokowi-Ma’ruf akan membicarakan dan meminta masukan soal masa depan bangsa dan negara.

Menurut Hasto, Jokowi-Ma’ruf akan bertemu dengan para tokoh nasional lintas bidang mulai tokoh tokoh politik, tokoh hukum, tokoh ekonomi, maupun tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Pertemuan akan dilakukan setelah KPU mengumumkan secara resmi hasil perolehan suara Pemilu Presiden 2019. Saat ini, kata dia, Jokowi-Ma’ruf dan TKN masih menunggu KPU melakukan rekapitulasi suara secara manual, yang hasilnya akan diumumkan pada 22 Mei mendatang.

“Setelah KPU mengumumkan siapa presiden dan wakil presiden terpilih, maka Jokowi-Ma’ruf adalah presiden dan wakil presiden pilihan rakyat, bukan lagi dari parpol,” kata Hasto.

Berdasarkan hasil penghitungan suara riil yang dilakukan KPU, hingga Kamis (25/4/2019), pukul 16.00 WIB, pasangan capres-cawapres 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, memperoleh suara 56,10 persen, sedangkan pasangan capres-cawapres 02, Prabowo-Sandiaga memperoleh suara 43,90 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Serap Aspirasi di Kradenan, Evi Dwitasari: Pokir DPRD Harus Berorientasi Kepentingan Umum

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Evi Dwitasari, menyerap aspirasi masyarakat ...
KRONIK

Perusakan ODCB Gumuk Lumpang Dilaporkan ke Polisi, DPRD Soroti Sikap Dinas

JEMBER – Pegiat budaya, Setio Hadi, melaporkan dugaan perusakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gumuk Lumpang di ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Novita Hardini Dapat Curhatan Nasib UMKM

NGAWI – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini bertemu dengan para pelaku UMKM dan digital ...
SEMENTARA ITU...

Peringati 99 Tahun Harlah, Warga Pencak Organisasi Lumajang Gelar Tabur Bunga di TMP

LUMAJANG – Memperingati lahirnya Pencak Organisasi (PO) yang ke-99 tahun, warga PO Kabupaten Lumajang menggelar ...
LEGISLATIF

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat, Tapi Harus Ikuti Mekanisme

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk menerima ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Percepat Konsolidasi Organisasi dan Pasang Target 12 Kursi di 2029

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kota Malang mempercepat konsolidasi organisasi dengan menuntaskan struktur kepengurusan ...