Kamis
19 Februari 2026 | 10 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Desain Jokowi, Indonesia Harus Berdaulat di Bidang Pangan

pdip-jatim-hasto-partai-inggris

LAMPUNG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berharap Indonesia tak akan lagi melakukan impor di bidang pangan. Hasto mengatakan, dalam rancangan kepemimpinan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo ke depan, Indonesia harus berdaulat di bidang pangan.

“Dalam desain kepemimpinan Pak Jokowi ke depan, kita harus berdaulat di bidang pangan,” ujar Hasto di Lampung Tengah, Jumat (1/3/2019).

Tak hanya berdaulat di bidang pangan, ucap Hasto, namun juga di bidang energi. “Maka begitu banyak bendungan yang dibangun,” sambungnya.

Menurut Hasto, proses untuk berdaulat di bidang pangan dan energi tak akan berlangsung cepat, seperti semudah membalikkan telapak tangan.

“Tetapi arah ke depan kita harus berdikari dalam pangan, ke depan kita tidak boleh lagi impor,” kata Hasto.

“Ini tahapan-tahapan yang akan dilakukan oleh Pak Jokowi. Caranya bagaimana? Bangun infrastruktur lebih dahulu,” tuturnya.

Hasto juga menyatakan keberpihakan Jokowi pada rakyat dibuktikan lewat kebijakan di bidang pertanahan. Menurutnya, Jokowi memegang kredo atau satu keyakinan bahwa tanah untuk rakyat.

Jokowi memilih untuk membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat ketimbang menyerahkan lahan kepada kaum elite. Di masa lalu, kata Hasto, tanah hanya dibagi-bagi tanpa memberikan aspirasi rakyat.

“Pak Jokowi memiliki kredo tanah untuk rakyat. Karena itulah sertifikasi tanah rakyat menjadi kebijakan yang sangat fundamental dari Pak Jokowi,” ujar Hasto.

Untuk mewujudkan pembangunan, Hasto tidak mengelak Jokowi menghadapi berbagai tantangan, salah satunya hoaks dan fitnah. Namun, ia meyakini hoaks dan fitnah membuktikan ketidaksiapan berkompetisi dan beradu program.

“Mereka menebar hoaks dan fitnah itu artinya menghalalkan politik kekuasaan itu karena ambisinya. Hoaks dan fitnah membuktikan mereka tidak siap,” sebut Hasto.

Hasto menambahkan kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf merupakan kepemimpinan yang menyatukan dan memastikan seluruh umat beragama bisa hidup berdampingan dengan damai tanpa ada yang mengkafirkan satu sama lain. “Kehidupan yang diwarnai oleh nilai-nilai kebudayaan kita. Karena itu semua agama di Indonesia bisa hidup berdampingan, semua kepercayaan bisa dapat bersama-sama,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Said Abdullah Salurkan Zakat Mal ke Ribuan Jemaah Tarawih di Sumenep

SUMENEP – Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, MH Said Abdullah, menunaikan zakat mal ...
KRONIK

Bupati Ipuk Deklarasi Banyuwangi ASRI, Program Kebersihan Berkelanjutan dan Terintegrasi

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengakselerasi Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan ...
KRONIK

Warga Ngrayun Ponorogo Lapor ke Sasa, Jembatan yang Ambrol didatangi Wakil Bupati

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meninjau langsung jembatan kerek darurat di Dusun Purworejo, Desa ...
KRONIK

Dari Pena ke Pengabdian, Perjalanan Martha Membangun Desa dan Literasi

BONDOWOSO – Di sebuah sudut Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami, cerita tentang perubahan tidak selalu dimulai ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Dana Rp5 Juta per RW Bukan untuk Seremoni, Tapi Latih Kemandirian Gen Z

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan program alokasi dana Rp5 juta per bulan untuk setiap Rukun ...
LEGISLATIF

Candra Soroti Minimnya Respons DTPHP Jember dalam Pemenuhan Data Pertanian

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyayangkan belum dipenuhinya permintaan data kepada Dinas ...