Selasa
21 Juli 2026 | 8 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sarangan Longsor Lagi, PDI Perjuangan Magetan Sampaikan Rekomendasikan Penanganan Jangka Pendek dan Menengah

IMG-20260117-WA0089_copy_553x369

MAGETAN – Longsor kembali terjadi di kawasan wisata telaga Sarangan, Sabtu (17/1/2025). Dua kali longsor dalam sepekan, memantik struktural DPC maupun Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan mengeluarkan rekomendasi penanganan jangka pendek hingga menengah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana AV Sasa dalam keterangannya kepada media menegaskan, agar pihak pemkab segera membentuk satuan tugas khusus untuk penanganan jangka pendek.

“Satgasus Sarangan Aman,” kata Diana Sasa.

Adapun satgasus, jelas dia, bekerja 24 jam selama puncak musim hujan dengan komando jelas dan satu pintu informasi. Satgasus melibatkan pihak BPBD, PUPR, Dishub, Polres/Polsek, Koramil, Dinkes (PSC 119 & Puskesmas), Dispar, DLH, Perhutani/pengelola kawasan bila terkait, serta unsur relawan/masyarakat setempat.

Tugas satgasus, jelas Diana Sasa, melakukan asesmen titik rawan, menempatkan personel siaga di titik-titik kritis, serta menyiapkan jalur evakuasi, rambu, barrier, dan penerangan. Juga memastikan kesiapan layanan kesehatan seperti triase, ambulans dan rujukan.

“Juga mengelola informasi resmi agar tidak terjadi simpang siur di publik,” katanya.

Berikutnya, kata Diana Sasa,  pemberlakukan Buka–Tutup jalur di segmen rawan. Skema ini mesti diintegrasikan dengan pengaturan parkir dan arus wisata agar tidak menumpuk di zona bahaya.

“Buka–tutup bukan untuk menghambat ekonomi warga, tetapi untuk memastikan aktivitas wisata tetap berjalan dengan standar keselamatan,” tandasnya.

Jangka Menengah

Tidak sekadar jangka pendek, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magaten juga merilis sejumlah poin untuk penanganan jangka menengah bencana longsor.

Ketua Fraksi, Suyono Wiling usai sidak ke lokasi longsor menyampaikan, ada sejumlah indikasi yang menjadi penyebab bencana tersebut. Indikasi alih fungsi lahan, penanganan banjir dan longsor yang tidak konsisten, dan kurangnya perawatan pada drainase atau saluran air. Serta kurang sinerginya instansi-instansi terkait kawasan Sarangan.

Karena itu, Suyono menyampaikan, ada beberapa poin rekomendasi sebagai solusi kepada pemangku kebijakan Magetan, sebagai berikut:

1. Menghentikan sementara alih fungsi hutan disertai evaluasi menyeluruh.

2. Menegakkan penataan ruang yang konsisten dan kolaboratif lintas sektor sebagai upaya pencegahan bencana.

3. Melakukan mitigasi dan deteksi dini melalui pemetaan titik rawan longsor dan banjir, mulai dari tebing, jalan, sempadan sungai, hingga saluran irigasi yang tersumbat.

4. Segera melakukan aksi nyata pada titik-titik rawan bencana.

5. Menyiapkan sarana, prasarana, serta tenaga ahli dan terampil dalam penanganan bencana.

6. Melakukan pengamanan konstruksi beton di sepanjang tebing rawan longsor sekitar ±300 meter di kawasan terdampak.

7. Melakukan relokasi warung-warung UMKM di area rawan bencana dengan cara yang humanis, adil, dan berpihak pada keberlangsungan ekonomi pelaku UMKM.

“Pariwisata tidak cukup hanya menjual keindahan, tetapi juga harus menjamin kenyamanan dan keselamatan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama agar Magetan yang indah tidak hanya menjadi cerita bagi anak cucu kita kelak,” tegas Suyono Wiling. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...