Jumat
18 September 2026 | 5 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sapa Ribuan Peserta Jalan Sehat Perjuangan, Said: Tidak Boleh Ada Permusuhan karena Beda Pilihan

PDIP-Jatim-Said-Abdullah-10022024

SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menyapa ribuan kader Banteng, simpatisan dan masyarakat Sumenep di acara Jalan Sehat Perjuangan yang digelar di depan Labang Misem Keraton setempat, Sabtu (10/2/2024).

Acara tersebut dimulai pukul 06.00 WIB. Meski acara sempat diguyur hujan, semangat peserta tetap luar biasa. Terbukti, ribuan peserta dari berbagai kalangan masyarakat tetap memadati lokasi start-finish, mengikuti rangkaian Jalan Sehat Perjuangan tersebut.

Said Abdullah tiba di lokasi acara didampingi oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Sekretaris DPC, Abrari, dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi.

Saat tiba di lokasi Jalan Sehat Perjuangan, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu langsung berbaur dengan ribuan masyarakat. Ia pun diserbu para peserta untuk foto bareng. Dengan ramah ia melayani satu-persatu peserta berfoto meski kondisi cuaca tengah gerimis.

Dalam sambutannya, Said mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumenep, khususnya relawan dan kader PDI Perjuangan mulai dari tingkat ranting hingga DPC untuk bersama-sama berjuang memenangkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD pada Pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Hidup adalah penuh perjuangan. Kalau PDI saja butuh perjuangan, maka untuk menang pun butuh perjuangan. Dan ini adalah perjuangan terakhir yang dilakukan relawan untuk Ganjar – Mahfud. Sekaligus penutup atau terakhir (rangakaian kampanye,red),” ujarnya.

Said juga menyampaikan terima kasih kepada ribuan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam gelaran Jalan Sehat Perjuangan. Ia berharap acara yang digelar hingga malam hari itu berjalan lancar, aman, damai, penuh riang gembira, dan bersatu padu layaknya orang Sumenep.

“Masyarakat tidak boleh terpecah belah hanya karena berbeda pilihan, tidak boleh ada permusuhan karena beda pilihan. Karena pilihan itu adalah pilihan hati nurani. Tidak bisa siapapun memaksa-maksa, dan sungguh saya berharap kondisi ini akan terus berjalan lancar sampai tanggal 14 Februari dan seterusnya,” tandasnya. (hazmi/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...