Senin
02 November 2026 | 7 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sapa Ribuan Peserta Jalan Sehat Perjuangan, Said: Tidak Boleh Ada Permusuhan karena Beda Pilihan

PDIP-Jatim-Said-Abdullah-10022024

SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menyapa ribuan kader Banteng, simpatisan dan masyarakat Sumenep di acara Jalan Sehat Perjuangan yang digelar di depan Labang Misem Keraton setempat, Sabtu (10/2/2024).

Acara tersebut dimulai pukul 06.00 WIB. Meski acara sempat diguyur hujan, semangat peserta tetap luar biasa. Terbukti, ribuan peserta dari berbagai kalangan masyarakat tetap memadati lokasi start-finish, mengikuti rangkaian Jalan Sehat Perjuangan tersebut.

Said Abdullah tiba di lokasi acara didampingi oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Sekretaris DPC, Abrari, dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi.

Saat tiba di lokasi Jalan Sehat Perjuangan, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu langsung berbaur dengan ribuan masyarakat. Ia pun diserbu para peserta untuk foto bareng. Dengan ramah ia melayani satu-persatu peserta berfoto meski kondisi cuaca tengah gerimis.

Dalam sambutannya, Said mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumenep, khususnya relawan dan kader PDI Perjuangan mulai dari tingkat ranting hingga DPC untuk bersama-sama berjuang memenangkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD pada Pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Hidup adalah penuh perjuangan. Kalau PDI saja butuh perjuangan, maka untuk menang pun butuh perjuangan. Dan ini adalah perjuangan terakhir yang dilakukan relawan untuk Ganjar – Mahfud. Sekaligus penutup atau terakhir (rangakaian kampanye,red),” ujarnya.

Said juga menyampaikan terima kasih kepada ribuan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam gelaran Jalan Sehat Perjuangan. Ia berharap acara yang digelar hingga malam hari itu berjalan lancar, aman, damai, penuh riang gembira, dan bersatu padu layaknya orang Sumenep.

“Masyarakat tidak boleh terpecah belah hanya karena berbeda pilihan, tidak boleh ada permusuhan karena beda pilihan. Karena pilihan itu adalah pilihan hati nurani. Tidak bisa siapapun memaksa-maksa, dan sungguh saya berharap kondisi ini akan terus berjalan lancar sampai tanggal 14 Februari dan seterusnya,” tandasnya. (hazmi/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...