Rabu
16 September 2026 | 11 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut Pemilu 2024, Gus Falah dan Gus Yani Kobarkan Hawa Kemenangan PDI Perjuangan di Lamongan dan Gresik

pdip-jatim-konsolidasi-akbar-180323-jatim-x-a

LAMONGAN – Kader-kader Nahdliyin di tubuh PDI Perjuangan siap memenangkan partai berlambang Banteng moncong putih tersebut pada Pemilu 2024. Hal itu terungkap dalam acara Konsolidasi Akbar PDI Perjuangan di Dapil Jatim X (Kabupaten Lamongan dan Gresik) di Gedung Korpri Lamongan, Sabtu (18/3/2023).

Optimisme menang pemilu dikobarkan sejumlah kader pada acara tersebut. H Nasyirul Falah Amru SE MAP atau karib disapa Gus Falah, umpamanya. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu menyampaikan, kemenangan hanya bisa diraih dengan kerjasama layaknya orkestra.

“Okestra itu saling bahu membahu, ada yang meniup flute, violin, ada yang bermain bass betot, ada yang menabuh drum dan meniup klarinet. Dengan soliditas akan membawa kemenangan hattrick tiga kali pada pemilu mendatang dan kursi atau suara bertambah,” tutur Gus Falah.

Gus Falah menambahkan, pentingnya PDI Perjuangan menang Pemilu 2024. Sebab partainya senantiasa memberikan kenyamanan bagi bangsa dan negara Indonesia. Sedangkan sejumlah pihak mulai menerapkan politik identitas yang dapat memecah belah keutuhan berbangsa dan bernegara.

“Politik identitas ini sudah mulai masuk dan menggerus di Jawa Timur. Untuk itu harus kita kalahkan agar tidak masuk kantong dan lumbung-lumbung Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah,” ujar Gus Falah.

Pada acara itu, hal nyaris senada disampaikan oleh Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik yang juga tercatat sebagai Wakil Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Anshor Jawa Timur. Menurut dia, konsolidasi akbar ini bertujuan untuk memenangkan PDI Perjuangan tiga kali berturut-turut secara nasional, sekaligus menang di Kabupaten Lamongan dan Gresik.

“Setuju PDI Perjuangan tiga kali menang berturut-turut. Namun, kader jangan under estimate atau pesimis dulu sebelum berjuang,” ujar Gus Yani.

Pada pengalaman Pilkada 2020, Gus Yani menceritakan, survei dirinya saat itu hanya 14 persen. Bahkan menurutnya, saat itu sangat tidak mungkin untuk menang. “Ketika kita yakin dan optimis dengan rasa perjuangan, maka kemenangan akan kita dapatkan,” katanya.

Tampung Aspirasi Kades

Konsolidasi akbar juga dihadiri sejumlah kepala desa. Mereka menyampaikan aspirasinya perihal masa jabatan kepala desa.

Menurut Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Ih H Budi Sulistyono, perubahan atas Undang-undang Desa khususnya pada pasal yang mengatur masa jabatan kepala desa, saat ini sedang dimatangkan di program legislasi nasional DPR RI. Pembahasan ini seiring aspirasi yang disampaikan para kepala desa se-Indonesia di Jakarta berberapa waktu lalu.

“Perihal masa jabatan kepala desa sedang digodok diprolegnas. Komitmen PDI Perjuangan tegas, memperjuangkan masa jabatan kepala desa sembilan tahun kali dua periode,” katanya.

Berita terkait:Reog dan Tari Boranan Meriahkan Konsolidasi Akbar Dapil Jatim X Lamongan-Gresik

Konsolidasi akbar Dapil Jatim X di Lamongan dihadiri para kader dari struktural Partai, pimpinan dan anggota Fraksi PDI Perjuangan dari tingkat kabupaten, provinsi dan RI, serta eksekutif. Konsolidasi diawali dengan pagelaran kesenian tradisional, bagian dari rangkaian konsolidasi dapil se-Jawa Timur yang digelar sejak akhir Februari lalu. (mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bantu Air Bersih di 5 Desa Kecamatan Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih terus meluas di wilayah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Pekerja Kebersihan Kampung Digandeng BPJS Ketenagakerjaan

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya mendorong pekerja kebersihan di lingkungan kampung yang selama ini menerima upah dari ...