BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho, menegaskan pentingnya kegiatan bakti sosial sebagai salah satu upaya memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama sekaligus penyaluran bantuan paket sembako di Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, menjelang penghujung Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 130 paket sembako disalurkan kepada warga, dengan prioritas penerima kelompok masyarakat yang membutuhkan, terutama lanjut usia.
Aryo menilai, kegiatan sosial seperti ini tidak hanya sebatas bentuk kepedulian, tetapi juga menjadi sarana mempererat kedekatan emosional antara wakil rakyat dan konstituennya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus didorong. Ini bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi bagian dari upaya membangun hubungan yang kuat antara wakil rakyat dan masyarakat,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Ia menegaskan, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat harus mampu dirasakan secara nyata, terlebih di momentum Ramadan yang sarat nilai empati dan solidaritas.

“Ramadan mengajarkan kita untuk memperkuat kepedulian. Kehadiran kami di sini bukan formalitas, tetapi bentuk tanggung jawab moral untuk terus hadir dan berbagi, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.
Aryo yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar ini menekankan pentingnya kesinambungan perhatian terhadap kelompok rentan, agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
“Lansia dan warga yang membutuhkan harus menjadi prioritas. Kita ingin kepedulian ini tidak berhenti di satu momentum saja, tetapi terus berlanjut,” tegasnya.
Lebih jauh, ia memastikan akan terus mendorong program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari fungsi representasi legislatif. “Bagi kami, politik harus memberi manfaat nyata. Karena itu, kegiatan sosial seperti ini akan terus kami upayakan sebagai jembatan antara wakil rakyat dan masyarakat,” tandas Aryo.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga yang hadir tampak antusias mengikuti buka puasa bersama sekaligus menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa peran legislatif tidak hanya berkutat pada fungsi penganggaran dan pengawasan, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










