Selasa
21 Juli 2026 | 8 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Sabam Sirait dan Taufiq Kiemas sebagai guru politik”

pdip jatim - sabam sirait

pdip jatim - sabam siraitJAKARTA – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H Laoly menilai politisi senior PDIP masing-masing Taufiq Kiemas (alm) dan Sabam Sirait adalah “guru politiknya”, karena kedua tokoh politik ini berjuang demi bangsa dan negara membutuhkan kesetiaan dan konsistensi.

Menkumham Yasonna mengemukakan hal tersebut saat acara syukuran anugerah Bintang Mahaputera Utama dari negara kepada politisi senior Sabam Sirait yang digelar Yayasan Komunikasi Indonesia di Jakarta, Minggu.

Dalam keterangan pers panitia penyelenggara menyebutkan bahwa Menkumham menilai Sabam Sirait adalah politisi yang setia dan konsisten itu. “Bang Sabam, dan juga Pak Taufiq Kiemas adalah guru politik saya,” katanya.

Yasonna mengatakan, penghargaan Bintang Mahaputera Utama seharusnya sudah diterima Sabam sejak lama, karena ia adalah sosok negarawan yang dimiliki Indonesia, yang mengabdikan semua pikiran, gagasan dan sikapnya untuk kepentingan bangsa.

“Tapi mungkin Tuhan punya rencana juga. Bang Sabam adalah teladan dalam memegang teguh prinsip di tengah hiruk-pikuk politik. Dalam bergaul, Bang Sabam itu sangat lentur. Namun dalam dalam memegang prinsip, Bang Sabam sangat teguh,” ujarnya.

Yasonna mengatakan, generasi muda, terutama para politisi, diharap banyak belajar dari tokoh yang berjuang sejak era Presiden Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono hingga Joko Widodo saa ini. “Sabam Sirait telah mewariskan teladan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak bangsa,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) Maruarar Siahaan menegaskan bahwa Sabam Sirait merupakan teladan bagi generasi muda Indonesia. Sabam adalah sosok politisi yang bisa memegang teguh prinsip dalam kehidupan demokrasi yang banyak ujian dan batu sandungan ini.

“Gagasan Pak Sabam adalah warisan bagi anak cuku bangsa. Pak Sabam adalah milik rakyat Indonesia, bukan saja milik kelompok tertentu,” katanya.

Sekum GMKI, Dessy Datang, mengaku sangat beruntung memiliki senior sebesar dan sehebat Sabam Sirait. Sabam, yang sudah menjadi aktivis era Presiden Soekarno, begitu teguh pada prinsip ketika memasuki dunia politik sejak era Presiden Soeharto.

Sabam Sirait mengingatkan semua orang untuk terus bersikap jujur, karena kejujuran adalah modal utama dalam membangun bangsa dan negara menuju kemajuan. Bila negara ini dipenuhi orang-orang jujur maka Indonesia bisa menyalip kemajuan Malaysia dan Thailand, serta tidak akan tertinggal jauh dari Korea Selatan dan Jepang. (Ant)

Sumber foto: beritafotojakarta

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...