Rabu
02 September 2026 | 10 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma: Prestasi Kader PDIP Diukur dari Perjuangannya untuk Rakyat, Bukan Tentang Rebutan Jabatan

Tri Rismaharini mendadak kunjungi kantor DPC PDIP Kota Surabaya,

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini mendadak kunjungi kantor DPC PDIP Kota Surabaya, Kamis (2/10/2025).

Risma menegaskan, konsolidasi partai tidak boleh hanya berhenti pada kemenangan pemilu. Tapi harus berlanjut dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Menurutnya, kunjungan ke Jawa Timur, termasuk Surabaya, merupakan bagian dari rutinitas koordinasi dengan struktur partai di daerah.

“Meskipun pembina Jawa Timur bukan saya, tapi karena rumah saya di sini, teman-teman kalau butuh konsultasi saya juga hadir. Saya sampaikan pesan Ibu Ketua Umum agar kita jangan hanya baik saat butuh suara rakyat, tapi harus terus-menerus memperjuangkan kepentingan mereka,” beber Risma.

Dia menekankan pesan utama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, yakni agar kader PDIP tetap dekat dengan rakyat.

“Mereka ada masalah apa, itu harus kita terima dan perjuangkan,” tambahnya.

Menjelang konferensi cabang (Konfercab), Risma juga mengingatkan kader agar tidak terjebak konflik internal.

“Saya bilang, rebutan opo? Masa tukaran karo koncone dewe. Ngisin-ngisini ae. Musuh kita itu yang merampas ekonomi rakyat, bukan kawan sendiri,” tegasnya.

Selain agenda konsolidasi, Risma turut meninjau sejumlah titik di Sidoarjo, termasuk proyek yang dinilai rawan risiko teknis.

Dia menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam pekerjaan konstruksi agar tidak membahayakan bangunan induk maupun masyarakat sekitar.

Juru bicara DPP PDIP, Seno Bagaskoro yang turut mendampingi Risma menyampaikan, bahwa arahan Ketua Umum sangat jelas, yakni memperkuat organisasi sembari tetap hadir di tengah rakyat.

“Konfercab merupakan bagian dari proses internalisasi organisasi. Tapi jangan sampai energi habis untuk konflik internal. Justru konsolidasi harus seiring dengan upaya memperbaiki kehidupan rakyat,” tuturnya.

Menurut Seno, PDIP kini membangun tradisi baru dalam regenerasi kepemimpinan yang lebih modern dan profesional, termasuk melalui asesmen, psikotes, hingga wawancara.

“Anak muda melihat partai dengan cara baru, jadi konsolidasi harus dilakukan dengan transparan dan produktif,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran Risma di Surabaya sekaligus memperkuat ikatan emosionalnya dengan kota tempat ia pernah memimpin selama dua periode.

“Bu Risma menegaskan bahwa konsolidasi dan Konfercab harus menjadi satu tarikan nafas dengan perjuangan rakyat. Jadi kader tidak boleh terjebak pada rivalitas internal, tapi fokus mendampingi masyarakat,” jelasnya.

“Justru inilah kesempatan bagi siapa yang bisa lebih banyak melakukan perbaikan kehidupan rakyat. Itu yang akan dicatat partai sebagai prestasi. Energi kita harus dicurahkan ke sana, bukan untuk konflik internal.” pungkas Seno Bagaskoro. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Proyeksi Pembiayaan Pilgub Jatim dan Dasar Dana Cadangan Rp600 M Diperjelas

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim memperjelas proyeksi keseluruhan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang: Perubahan APBD Jangan Sekadar Geser Angka, Harus Berdampak ke Rakyat

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Malang agar Perubahan APBD ...
HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...
LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...
LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...