Kamis
10 September 2026 | 8 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDIP Minta Proyeksi Pembiayaan Pilgub Jatim dan Dasar Dana Cadangan Rp600 M Diperjelas

pdip jatim 260902 ristu nugroho

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim memperjelas proyeksi keseluruhan kebutuhan pembiayaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jatim serta parameter yang digunakan dalam menetapkan Dana Cadangan sebesar Rp600 miliar.

Fraksi menilai, besaran Dana Cadangan tersebut harus memiliki dasar perhitungan yang kuat dan proyeksi kebutuhan yang jelas. Langkah itu penting untuk memastikan kecukupan pembiayaan Pilgub mendatang tanpa mengganggu ruang fiskal daerah untuk pelayanan publik dan pembangunan.

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Y. Ristu Nugroho mengatakan, kebutuhan pendanaan Pilgub dapat berubah pada setiap penyelenggaraan. Karena itu, perbedaan antara kebutuhan Pilgub sebelumnya dengan Dana Cadangan yang diusulkan Pemprov Jatim perlu dijelaskan secara lebih mendalam.

Diketahui, kebutuhan pendanaan Pilgub Jatim 2024 mencapai Rp1.086.354.383.000. Sementara itu, dalam Raperda yang diajukan Pemprov Jatim, Dana Cadangan ditetapkan sebesar Rp600 miliar.

“Perbedaan antara kebutuhan tersebut dengan Dana Cadangan yang diusulkan tidak serta-merta menunjukkan bahwa Rp600 miliar tidak memadai, karena kebutuhan setiap penyelenggaraan pemilihan dapat berubah. Namun, perbedaan tersebut menunjukkan perlunya penjelasan yang lebih kuat mengenai dasar perhitungan dan proyeksi kebutuhan untuk penyelenggaraan berikutnya,” ungkap Ristu, Selasa (1/9/2026).

Fraksi PDI Perjuangan juga mencermati pola penyisihan Dana Cadangan yang dilakukan secara bertahap. Pemprov Jatim mengusulkan penyisihan sebesar Rp275 miliar pada 2027, Rp200 miliar pada 2028, dan Rp125 miliar pada 2029.

Menurut Ristu, pola penyisihan tersebut merupakan pilihan yang rasional karena beban penyediaan anggaran tidak ditempatkan sekaligus dalam satu tahun. Namun, penyisihan Dana Cadangan tetap memiliki konsekuensi terhadap ruang fiskal daerah.

Karena itu, kebijakan tersebut harus diseimbangkan dengan kebutuhan pelayanan publik serta prioritas pembangunan Jawa Timur.

Fraksi juga menyoroti kemungkinan kebutuhan pembiayaan Pilgub yang melampaui Dana Cadangan yang tersedia. Dalam Raperda, kekurangan dana penyelenggaraan Pilgub yang tidak dialokasikan dalam Dana Cadangan dapat dipenuhi melalui APBD pada tahun anggaran berkenaan.

“Ketentuan ini memberikan kepastian bahwa kebutuhan pemilihan tetap dapat dipenuhi, tetapi pada saat yang sama menimbulkan risiko munculnya kembali tekanan terhadap APBD pada tahun pelaksanaan,” kata Ristu.

Atas dasar itu, Fraksi PDIP meminta Pemprov Jatim tidak hanya menetapkan besaran Dana Cadangan, tetapi juga menjelaskan secara transparan proyeksi keseluruhan kebutuhan pembiayaan Pilgub.

Termasuk parameter yang digunakan dalam menentukan angka Rp600 miliar, sehingga terdapat dasar yang terukur mengenai kecukupan Dana Cadangan tersebut.

“Fraksi merekomendasikan kepada Pemprov Jawa Timur untuk menjadi bahan penyempurnaan Raperda dalam pembahasan bersama DPRD, memperjelas dasar perhitungan Dana Cadangan sebesar Rp600 miliar, dengan menyampaikan proyeksi keseluruhan kebutuhan pembiayaan Pilgub dan parameter yang digunakan dalam menetapkan besaran tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ristu menegaskan pembentukan Dana Cadangan harus tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Penyediaan anggaran Pilgub tidak boleh mengurangi ruang fiskal yang dibutuhkan untuk memenuhi pelayanan dasar masyarakat maupun menjalankan prioritas pembangunan.

“Bagi Fraksi, pembentukan Dana Cadangan harus mampu memberikan kepastian pembiayaan Pilgub tanpa mengurangi ruang fiskal untuk memenuhi kebutuhan pelayanan publik dan pembangunan Jawa Timur,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Mitigasi Hadapi Sesar Surabaya dan Sesar Waru-Juanda

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memperkuat sistem mitigasi bencana menyusul fakta bahwa wilayah Kota ...
KABAR CABANG

Tak Menunggu Diminta, PDIP Trenggalek Kirim Air Bersih ke Pelosok Panggul-Munjungan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus bergerak menembus pelosok desa untuk membantu warga yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Dorong Digital Dashboard Jadi Dasar Kebijakan Transportasi

Fraksi PDIP Jatim mendorong Digital Dashboard diperkuat sebagai instrumen memantau transportasi, mengolah data, dan ...
KRONIK

Anas Karno Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Layani IKD di Pemukiman Warga

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jatirogo

TUBAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan barat utara Kabupaten Tuban mendapat ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Aparat Tak Tunda Laporan Warga Kekurangan di Tengah Kekeringan

Bupati Blitar Rijanto meminta aparat desa dan kecamatan tidak menunda laporan warga yang mulai kekurangan akibat ...