Minggu
13 September 2026 | 10 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Imbau Warga Kaki Suramadu Tak Resah

pdip-jatim-jokowi-mega-risma-bungkul

pdip-jatim-jokowi-mega-risma-bungkulJAKARTA – Wali Kota Surabaya terpilih, Tri Rismaharini mengimbau masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah kaki Jembatan Suramadu tidak perlu resah untuk menyelesaikan status kepemilikan lahan. Sebab Presiden Jokowi telah memutuskan untuk mengembangkan perekonomian di wilayah tersebut.

“Dengan rapat hari ini, maka warga Surabaya bisa selesaikan hak-haknya seperti masyarakat yang lain,” kata Risma, yang diundang dalam rapat terbatas membahas pengembangan wilayah di kaki Jembatan Suramadu di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/2/2016).

Rapat terbatas itu dihadiri Wapres Jusuf Kalla, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menko Bidang PMK Puan Maharani, Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Mendagri Tahjo Kumolo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Menhub Ignasius Jonan, Menkominfo Rudiantara, Gubernur Jatim Soekarwo, dan Wali Kota Surabaya terpilih Tri Rismaharini.

Menurut Risma, sudah berpuluh-puluh tahun masyarakat yang hidup di kaki Jembatan Suramadu menderita lantaran tidak bisa meningkatkan status kepemilihan lahannya. Saat ini, jumlah penduduk Surabaya yang tinggal di kaki Jembatan Suramadu lebih dari 80 ribu warga dengan sekitar 27 ribu KK.

Dengan adanya jaminan dari pemerintah pusat, lanjut Risma, warga Surabaya tidak perlu lagi mengkhawatirkan mengenai perkembangan wilayah di kaki Jembatan Suramadu.

“Kami berterima kasih karena warga di sana sekarang bisa tenang, karena tidak takut akan terjadi perubahan peruntukan yang mungkin memang warga di sana tidak berkenan,” ujarnya.

Sementara, Presiden Jokowi yang memimpin rapat terbatas dalam pengantarnya mengemukakan, bahwa tahun 2016 ini perhatian pemerintah bukan hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi tapi juga akan mengarahkan pada pemerataan pembangunan.

“Arahnya jelas bahwa kita ingin ada pemerataan pembangunan di Jawa dan di luar Jawa, di Indonesia di bagian barat juga di Indonesia bagian timur. Dan paradigma pembangunan harus bersifat Indonesia sentris. Sehingga pembangunan bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat di seluruh pelosok,” tegas Presiden.

Terkait pengembangan wilayah di kaki Jembatan Suramadu, Jokowi mengingatkan bahwa Jembatan Suramadu dibangun untuk mencapai sebuah tujuan, yaitu percepatan pengembangan dan pembangunan di wilayah terutama di Pulau Madura.

“Dengan adanya Jembatan itu, maka mobilitas orang dan mobilitas barang akan lebih efisien, akan lebih cepat dibandingkan sebelumnya dengan menggunakan transportasi laut atau kapal,” katanya.

Dia menegaskan, tujuan utama pembangunan Jembatan Suramadu adalah menggerakkan perekonomian di Jawa Timur, serta mempercepat pengembangan dan pembangunan wilayah terutama di Pulau Madura. Sehingga bisa mengurangi ketimpangan antar wilayah dan pemerataan pembangunan. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...
SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...
LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...