Rabu
14 Oktober 2026 | 6 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Bakal Gercep Setarakan Fasilitas Ponpes-Madrasah dengan Sekolah Negeri

pdip-jatim-241119-TR-tambakberas-1

JOMBANG – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini menegaskan, pondok pesantren dan madrasah harus mendapatkan fasilitas yang setara dengan sekolah negeri. Kata Risma, kesetaraan ini merupakan kunci bagi kemajuan pendidikan di Jawa Timur.

Terkait itu, saat ini pihaknya sudah mulai bergerak menghimpun data kebutuhan seluruh pondok pesantren di Jawa Timur. Dia bertekad jika terpilih menjadi gubernur, program perbaikan fasilitas ini akan menjadi prioritas utama.

“Saya kejar data kebutuhan dari seluruh pondok pesantren. Kalau saya mendapat amanah memimpin Jatim pada Februari nanti, maka Maret saya sudah bisa mulai merealisasikan program ini,” kata Risma, saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Almuhajirin 2, Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Selasa (19/11/2024).

Di hadapan para santri dan pengasuh pesantren, Risma juga menyampaikan rencana memberikan bantuan insentif kepada para guru pesantren.

Insentif ini, kata Risma, diharapkan dapat digunakan untuk membayar Jaminan Hari Tua (JHT), sehingga kesejahteraan para guru tetap terjamin hingga masa pensiun.

“Kami juga ingin membantu para guru dengan memberikan insentif, agar mereka bisa membayar JHT dan memiliki perlindungan di hari tua. Pendidikan anak-anak bangsa ini sangat bergantung pada kesejahteraan para pendidiknya,” tegasnya.

Untuk itu, mantan Mensos RI tersebut mengaku tidak segan bekerja keras untuk menyerap aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan pesantren. “Kami berdua adalah makhluk Tuhan yang kecil, jadi mohon bantuan dan doa dari semuanya agar kami bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” ucap Risma.

Risma pun menegaskan bahwa program-program yang ia siapkan bertujuan mencetak generasi pesantren yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama. Tapi juga memiliki keterampilan duniawi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Menurutnya, lulusan pesantren harus memiliki keseimbangan antara kemampuan spiritual dan keterampilan praktis agar siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Saya ingin anak-anak lulusan pesantren di sini tidak hanya memiliki ilmu agama yang kuat, tetapi juga bekal keterampilan duniawi yang bisa menjadi jalan untuk hidup mereka,” tuturnya.

Kehadiran Risma di Pondok Pesantren Almuhajirin 2 disambut dengan hangat oleh para santri dan pengasuh pondok.

Silaturahmi ini menjadi bukti nyata komitmen Risma dalam mengembangkan pendidikan berbasis pesantren. Ia percaya bahwa dengan memperhatikan kebutuhan pondok pesantren, Jawa Timur akan mampu melahirkan generasi yang cerdas, religius, dan siap bersaing di era global. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...