Senin
20 Juli 2026 | 2 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rijanto: TMMD Bukti Kolaborasi TNI, Pemda, dan Warga Bangun Desa

pdip-portal-1772612328923

BLITAR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dinilai menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Blitar, Rijanto saat menghadiri kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Selasa (3/3/2026).

Menurut Rijanto, pembangunan desa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan. TMMD menjadi contoh konkret bagaimana sinergi itu diwujudkan dalam kerja nyata,” ujarnya.

Melalui program TMMD ke-127, berbagai pembangunan fisik dilakukan di Desa Krisik. Di antaranya pembangunan rabat jalan, pembangunan jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi, serta pembuatan sumur untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat.

Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian dari program tersebut, seperti pemberian paket makanan bagi anak stunting, penanaman pohon, serta berbagai kegiatan penyuluhan kepada masyarakat.

Wakil Komandan Satgas TMMD ke-127, Mayor Inf. Imam Suyoso, yang juga menjabat sebagai Kasdim 0808 Blitar, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Brigjen TNI Raja Benny Arifin selaku Ketua Tim Wasev menegaskan bahwa TMMD merupakan program nasional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

Melalui pengawasan dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, diharapkan seluruh sasaran program dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Rijanto berharap evaluasi yang dilakukan melalui kegiatan Wasev dapat menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan TMMD ke depan semakin efektif dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita optimistis pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas politisi PDI Perjuangan tersebut. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...