Minggu
08 November 2026 | 9 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ribuan Santri Ponpes di Malang Deklarasikan Dukungan untuk Paslon SaLaf

pdip-jatim-241113-santri-dukung-salaf

MALANG – Ribuan santri alumni pondok pesantren (ponpes) Salaf mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan dan PKB di Pilbup Malang 2024, Sanusi dan Lathifah Shohib di Turen, Malang, Senin (11/11/2024).

Diketahui, Ponpes Salaf merupakan pesantren yang menerapkan pendidikan agama yang berbasis metodologi pendidikan tradisional yang tersebar di daerah Jawa Timur. Seperti Ponpes Ganjaran, Annur Bululawang, Pondok Gading, Lirboyo, Sidogiri dan Ploso.

Deklarasi dukungan ini digagas oleh Pengasuh Ponpes Manabiul Huda di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yakni Kiai Syafaat Muhammad. Mereka menilai paslon nomor urut 1 inu memiliki komitmen keberpihakan pada santri.

“Kami memandang keduanya punya kesamaan visi misi dalam memperjuangkan kemajuan, terutama bagi kalangan santri,” jelas Gus Syafaat sapaan akrabnya.

Gus Syafaat menambahkan jika selama ini kedua sosok paslon ini juga memiliki kedekatan dengan kalangan santri Nahdliyin tanpa harus menunggu momen-momen politik. Sebab itulah, di Pilbup 2024 ini, mereka mempercayakan kepemimpinan Pemkab Malang kepada mereka berdua.

“Abah Sanusi sendiri itu kan santri dari Pondok Raudlatul Ulum Ganjaran Gondanglegi. Mulai MI, MTS hingga Madrasah Aliyah. Lalu, Bu Lathifah juga keturunan Pesantren Jombang dan Lirboyo. Kami kira sudah tidak bisa diragukan lagi soal pandangan kesantriannya,” terangnya.

Mendapat dukungan tersebut, Calon Bupati Malang Sanusi menuturkan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia berjanji jika terpilih nanti, komitmennya dalam mengembangkan dunia pondok pesantren di Kabupaten Malang akan lebih digenjot lagi.

Nantinya, lanjut dia, dirinya sudah tidak lagi akan berfokus pada pendidikan agama saja, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren, penguatan karakter santri hingga kesejahteraan tenaga pendidiknya.

“Saya yakin jika santri memiliki peran besar dalam pembangunan. Mereka berperan besar dalam pembentukan karakter generasi yang tidak hanya berakhlak, tapi juga berdaya saing global,” terangnya.

“Tentu saja, perhatian kami kepada para santri ini akan kami lebih masifkan lagi, baik dari segi regulasi maupun dukungan anggaran. Seperti saat ini yang sudah saya lakukan dengan meningkatkan insentif guru ngaji,” tegasnya. (ull)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Antusiasme Soekarno Run Membeludak, PDI Perjuangan Jatim Buka Polling Tentukan Kota Berikutnya

BLITAR — Antusiasme masyarakat mengikuti Soekarno Run di Jawa Timur bakal menjadi penentu lokasi penyelenggaraan ...
KRONIK

Festival Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir, Menikmati Kerahaman Suku Using Kemiren

BANYUWANGI – Suguh, gupuh, lungguh. Tiga kata ini menjadi filosofi masyarakat Suku Using dalam menyambut tamu. ...
KRONIK

Kawal Kemajuan Kampus di Madura, Hj. Ansari Komitmen Dukung STEI Masyarakat Madani

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyampaikan bahwa keberhasilan seorang sarjana tidak ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Resep Megawati agar Kader Tetap Setia pada Jalan Perjuangan

BLITAR — Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan lima prinsip yang diajarkan Ketua ...
KRONIK

Rijanto: Generasi Muda Harus Siap Hadapi Tantangan Geopolitik hingga Media Sosial

BLITAR — Generasi muda perlu dibekali nasionalisme, pengetahuan, dan keterampilan agar mampu menghadapi perubahan ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Ajak Anak Muda Teladani Soekarno Way, Bangun Kepemimpinan Berpihak kepada Rakyat

BLITAR — Generasi muda harus memiliki ideologi, karakter kepemimpinan, dan keberanian memperjuangkan kepentingan ...