Senin
19 Oktober 2026 | 1 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

RI Negara Muslim Terbesar, Jokowi: Siapapun Presidennya, Gak Mungkin Larang Azan

pdip-jatim-jokowi-sertifikat-pangkal-pinang

PANGKAL PINANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Karena itu, tidak mungkin azan tidak diperbolehkan, pendidikan agama dihapus, apalagi melegalkan perkawinan sejenis.

“Negara kita ini adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, kita ini juga punya norma – norma agama, norma – norma kesusilaan, tata krama sopan santun, ya siapapun presidennya ga mungkin berani melakukan itu,” kata Jokowi saat memberikan sambutan pada penyerahan sertifikat hak atas tanah di GOR Sahabudin, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019).

Karena itu, Jokowi minta kepada siapapun, jangan buat isu yang tidak-tidak, jangan dibuat masyarakat ini resah. “Marilah kita menggunakan, pemikiran kita, rasionalis kita. Ini engga mungkin, jangan kemakan,” serunya.

Presiden juga mengungkit isu dirinya sebagai bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Padahal, menurut Presiden, dirinya lahir tahun 1961 sementara PKI dibubarkan tahun 1965-1966.

“Berarti umur baru 4 tahun, masih balita, enggak ada PKI balita, itu enggak ada, jangan kemakan isu-isu seperti itu,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, kalau sudah masuk ke bulan-bulan politik, banyak sekali kabar-kabar fitnah. Untuk itu, dia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dengan ini.

Jokowi pun minta masyarakat agar menggunakan hati nurani. “Jangan karena kabar fitnah, karena kabar hoaks, karena kabar bohong, kita jadi pengaruh dan meresahkan kita semua,” tuturnya.

“Marilah kita menggunakan pemikiran akal sehat kita untuk melihat hal-hal seperti ini, saya titip itu aja. Jangan sampai memecah-belah kita semuanya, karena kabar bohong kabar hoaks, kabar fitnah, yang banyak sekali di media sosial,” tambah dia.

Jokowi menegaskan sekali lagi, bahwa aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, aset terbesar bangsa ini adalah kerukunan, aset dan modal kita ini adalah persaudaraan, ukhuwah baik ukhuwah Islamiyah ukhuwah wathaniyah kita.

Penyerahan sertifikat dilakukan setelah Jokowi meresmikan beroperasinya terminal baru Bandara Depati Amir dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang. Didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Jokowi juga mengunjungi Pasar Pagi yang dilakukan secara mendadak. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa Bawa Pesan “Jalan Baik, Ekonomi Bangkit” dalam Sosialisasi Kedewanan

MAGETAN — Pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Turnamen Catur Abhipraya Open 2026: Cetak Atlet Muda Potensial dan Bentuk Karakter Siswa di Magetan

Ajang berburu pengalaman dan jam terbang bagi 240 atlet catur tingkat pelajar ini diselenggarakan sekaligus untuk ...
LEGISLATIF

JKN Kabupaten Kediri Capai 98 Persen, Pulung Agustanto Soroti Kepastian Akses Layanan

KEDIRI – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kediri mencapai 98 persen. Anggota ...
LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...
LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...