Selasa
08 September 2026 | 9 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Respon Cepat Eri Cahyadi, Kirim Tim Rescue ke Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

pdip-jatim-251001-tim-rescue-sby

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan respons cepat dengan mengirimkan tim rescue untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban insiden bangunan ambruk di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa bantuan ini dikirim setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meminta dukungan karena keterbatasan tim penyelamatan.

Pemkot Surabaya menerjunkan satu unit mobil Heavy Duty Rescue (HRD) beserta tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DKPP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya.

Mobil Heavy Duty Rescue (HRD) dilengkapi dengan sekitar 19 jenis peralatan penyelamatan canggih. Peralatan ini mencakup kamera dan life detector yang berfungsi mendeteksi tanda-tanda kehidupan korban di reruntuhan (seperti detak jantung).

Selain itu, terdapat shot camera berupa stik yang mampu memvisualisasi lokasi tak terjangkau, serta alat penyangga hidrolis untuk menahan reruntuhan, guna mempermudah evakuasi korban yang terjepit.

“Sidoarjo minta bantuan kepada kami karena ada kejadian ambruk, dan ternyata satu-satunya yang punya mobil tim rescue adalah Kota Surabaya. Jadi kemarin kita ditelepon dan kita kirimkan tim secara langsung,” ungkap Eri Cahyadi, Selasa (30/9/2025).

Dia menambahkan bahwa bantuan Pemkot Surabaya bukan kali pertama. Sebelumnya, tim rescue Surabaya juga dikerahkan untuk membantu penanganan insiden di Gresik.

“Jadi bukan hanya di Sidoarjo, kemarin di Gresik ketika ada kejadian, juga minta bantuan Surabaya. Surabaya ini alhamdulillah bisa bantu daerah-daerah sekitarnya, moga-moga berkah,” ucapnya.

Terkait adanya korban reruntuhan dari kalangan santri yang berasal dari Surabaya, Eri memastikan pemkot telah mengambil langkah cepat untuk memberikan perawatan terbaik.

“Ada santri dari Surabaya yang menjadi korban. Santri yang jadi korban itu sudah dirawat di Rumah Sakit Soewandhi hari ini. Jadi kita memberikan perawatan secara maksimal di sana,” jelas dia.

Eri menyatakan segera mengunjungi korban untuk memberikan dukungan moral. “Saya juga akan ke sana (RSUD Soewandhi), saya akan berkunjung untuk menjenguk korban,” ungkapnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Widarto Tolak Utang Rp786 Miliar, Warga Hadiahi Tumpeng

JEMBER – Sepotong tumpeng dibawa warga ke gedung DPRD Jember pada Senin (7/9/2026). Tumpeng tersebut untuk ...
LEGISLATIF

DPRD dan Pemkab Magetan Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2026, Porsi Sektor Infrastruktur Terbesar

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Kabupaten Magetan resmi ...
LEGISLATIF

Anggaran KONI Belum Jelas, DPRD Kota Blitar Desak Wali Kota Segera Bertindak

BLITAR – DPRD Kota Blitar mendesak Wali Kota segera mencarikan solusi atas persoalan anggaran KONI Kota Blitar. ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Run Diikuti 1.700 Pelari, Dewi Dorong Jadi Sport Tourism Unggulan

Sebanyak 1.700 pelari mengikuti Kediri Run di SLG. Pemkab Kediri mendorong event tersebut berkembang menjadi daya ...
EKSEKUTIF

Bupati Sanusi Perketat Pengawasan MBG, Pengelola SPPG Wajib Lapor Real-Time

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi memperingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: Tambahan Modal Jamkrida Harus Buka Akses Pembiayaan UMKM

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan tambahan penyertaan modal daerah sebesar Rp100 miliar ...