Minggu
19 Juli 2026 | 10 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Respon Cepat Eri Cahyadi, Kirim Tim Rescue ke Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

pdip-jatim-251001-tim-rescue-sby

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan respons cepat dengan mengirimkan tim rescue untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban insiden bangunan ambruk di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa bantuan ini dikirim setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meminta dukungan karena keterbatasan tim penyelamatan.

Pemkot Surabaya menerjunkan satu unit mobil Heavy Duty Rescue (HRD) beserta tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DKPP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya.

Mobil Heavy Duty Rescue (HRD) dilengkapi dengan sekitar 19 jenis peralatan penyelamatan canggih. Peralatan ini mencakup kamera dan life detector yang berfungsi mendeteksi tanda-tanda kehidupan korban di reruntuhan (seperti detak jantung).

Selain itu, terdapat shot camera berupa stik yang mampu memvisualisasi lokasi tak terjangkau, serta alat penyangga hidrolis untuk menahan reruntuhan, guna mempermudah evakuasi korban yang terjepit.

“Sidoarjo minta bantuan kepada kami karena ada kejadian ambruk, dan ternyata satu-satunya yang punya mobil tim rescue adalah Kota Surabaya. Jadi kemarin kita ditelepon dan kita kirimkan tim secara langsung,” ungkap Eri Cahyadi, Selasa (30/9/2025).

Dia menambahkan bahwa bantuan Pemkot Surabaya bukan kali pertama. Sebelumnya, tim rescue Surabaya juga dikerahkan untuk membantu penanganan insiden di Gresik.

“Jadi bukan hanya di Sidoarjo, kemarin di Gresik ketika ada kejadian, juga minta bantuan Surabaya. Surabaya ini alhamdulillah bisa bantu daerah-daerah sekitarnya, moga-moga berkah,” ucapnya.

Terkait adanya korban reruntuhan dari kalangan santri yang berasal dari Surabaya, Eri memastikan pemkot telah mengambil langkah cepat untuk memberikan perawatan terbaik.

“Ada santri dari Surabaya yang menjadi korban. Santri yang jadi korban itu sudah dirawat di Rumah Sakit Soewandhi hari ini. Jadi kita memberikan perawatan secara maksimal di sana,” jelas dia.

Eri menyatakan segera mengunjungi korban untuk memberikan dukungan moral. “Saya juga akan ke sana (RSUD Soewandhi), saya akan berkunjung untuk menjenguk korban,” ungkapnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...