Kamis
10 September 2026 | 2 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses di Rumah Aspirasi, Usman Ependi Diwaduli Warga Soal SPMB, LKS, hingga Biaya Seragam

pdip-jatim-251121-reses-usman-mediun

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun, Usman Ependi, melakukan reses di Posko Rumah Aspirasi, Jl. Sidorukun No. 62, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Kamis (20/11/2025) malam.

Kegiatan dihadiri sekitar 150 warga Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Dalam serap aspirasi itu, masyarakat mengeluhkan berbagai persoalan di bidang pendidikan, seperti penerimaan siswa baru, LKS, prestasi anak, hingga biaya seragam.

Menanggapi uneg-uneg masyarakat, Usman menyampaikan bahwa persoalan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP masih menjadi keluhan utama. Pasalnya, banyak siswa tahun lalu gagal masuk melalui jalur zonasi maupun afirmasi sehingga harus bersekolah jauh dari rumah mereka.

“Ini harus menjadi perhatian bersama. Saya mengimbau para wali murid untuk mendorong anak-anak meningkatkan prestasi sejak dini. Prestasi membuka peluang lebih besar untuk masuk sekolah favorit,” jelas Usman.

Dia menambahkan bahwa prestasi siswa tidak hanya pada bidang akademik seperti cerdas cermat, tetapi juga pada bidang olahraga yang kini makin diminati pelajar. Kedua sektor ini, menurutnya, harus didukung karena dapat menjadi jalur masuk sekolah pada PPDB.

Aspirasi lain yang disampaikan warga adalah terkait ditiadakannya LKS. Usman mengatakan pihaknya telah meminta Dinas Pendidikan mengevaluasi kebijakan tersebut karena LKS dianggap penting dalam menunjang proses belajar.

Soal keluhan biaya seragam yang ditanggung wali murid, menurut Usman, bahwa saat ini pembiayaan tersebut melibatkan komite sekolah sesuai regulasi nasional. Namun dia memastikan persoalan itu sudah dibahas DPRD bersama Dinas Pendidikan.

“Dalam RDP kemarin, pihak dinas menyampaikan bahwa pada PPDB tahun berikutnya pembiayaan seragam dan fasilitas lain direncanakan tidak lagi dibebankan kepada wali murid. Kami akan mengawal agar kebijakan ini benar-benar terwujud,” tegasnya.

Menurut Usman, seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses ini akan dibawa ke pembahasan internal DPRD sebagai dasar perjuangan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Kota Madiun.

“Komitmen kami jelas: menghadirkan pendidikan yang lebih adil, lebih baik, dan tidak membebani masyarakat,” ujarnya. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Evaluasi Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Apa yang Baru?

​MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi, Usaha ...
KRONIK

Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Deni Wicaksono: Indonesia Kehilangan Sosok Visioner

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Ngawi Soroti Perubahan Desil Warga, Keluhan Mengalir

NGAWI – Perubahan data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian Fraksi PDI ...
KRONIK

Candra Soroti Tata Kelola Pupuk dan Serapan Tembakau di Jember

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Dinas Pertanian memperbaiki tata kelola pupuk ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun Langsung Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Warga Tak Mampu

Bupati Trenggalek M. Nur Arifin turun langsung ke pelosok Desa Melis untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi ...