Selasa
15 September 2026 | 2 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses di Mojorejo, Deni Wicaksono Dorong Pengembangan Potensi Wisata

PDIP-Jatim-Deni-Wicaksono-11022026

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, menggelar kegiatan reses di Balai Desa Mojorejo, Kecamatab Jetis, Kabupaten Ponorogo, Rabu (11/2/2025) sore.

Reses dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta kader PDI Perjuangan Ponorogo. Pada kesempatan tersebut, masyrakat menyampaikan aspirasi terkait pembangunan dan program di desa.

Menanggapi hal tersebut, Deni menyampaikan komitmennya untuk menampung dan mengawal seluruh aspirasi masyarakat, khususnya di Desa Mojorejo.

“Kami sudah menampung aspirasi masyarakat. Ini bagian dari tugas kami sebagai anggota DPRD untuk menampung dan mengawal aspirasi, khususnya di Mojorejo,” ujar Deni.

Salah satu aspirasi yang telah dikawal adalah pembangunan gedung serbaguna yang kini memasuki tahap pembangunan. Menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu, keberadaan gedung tersebut diharapkan mampu menunjang potensi Mojorejo sebagai desa wisata.

“Semoga pemanfaatannya lebih baik, karena Mojorejo ini punya potensi sebagai desa wisata. Kalau ada gedung, bisa untuk berkumpul, koordinasi, dan pengembangan desa wisata bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Terkait program dan infrastruktur lainnya, Deni memastikan seluruh usulan masyarakat tetap akan dikawal melalui mekanisme yang ada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

“Semua akan kita kawal. Ini bagian dari tugas kami menampung seluruh aspirasi masyarakat di dapil. Nanti akan kami sampaikan ke Pemprov melalui tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Mereka yang akan memverifikasi mana yang layak direalisasikan dan mana yang masih harus ditunda. Prosesnya ada di TAPD,” terang Deni.

Selain itu, ia juga menyoroti keterbatasan anggaran di tingkat desa maupun kabupaten/kota yang kerap menjadi kendala pembangunan. Karena itu, menurutnya, kehadiran pemerintah provinsi sangat dibutuhkan.

“Kita tampung seluruh usulan program di desa maupun kabupaten/kota, karena anggaran di masing-masing desa sangat terbatas. Maka pemprov harus hadir, dan DPRD provinsi akan mengawal program tersebut,” tegasnya.

Melalui kegiatan reses ini, Deni berharap masyarakat benar-benar dapat merasakan kehadiran wakil rakyat, serta aspirasi yang disampaikan dapat terealisasi demi percepatan pembangunan di desa dan kabupaten yang selama ini belum tersentuh program inti pemerintah provinsi.

“Tadi saya tanya ke masyarakat, dan mereka menyampaikan bahwa baru saya anggota DPRD provinsi yang hadir di Desa Mojorejo. Ini menjadi kritik bagi kita semua agar lebih merata lagi turun ke desa, bersilaturahmi dan menampung aspirasi masyarakat,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...