Selasa
28 Juli 2026 | 1 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Refleksi Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Kobarkan Semangat Juang Bela Wong Cilik

PDIP-Jatim DPC Sumenep 27072026

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep memperingati Refleksi 30 Tahun Peristiwa Kudatuli dengan menggelar doa bersama di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Sumenep, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Senin (27/7/2026).

Kegiatan diawali dengan santunan kepada anak, lalu seluruh peserta mengikuti tahlil dan doa bersama. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat sebagai bentuk refleksi atas salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan yang menjadi bagian dari perjalanan lahirnya PDI Perjuangan.

Hadir dalam peringatan Kudatuli Ketua PCNU Sumenep, KH Md Widadi Rahim, Ketua PD Muhammadiyah Sumenep, Dr. Zainuddin, budayawan, organisasi kepemudaan, serta jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan refleksi Kudatuli bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, peringatan tersebut merupakan bagian penting dari sejarah bangsa sekaligus rentetan peristiwa yang mengiringi lahir dan berkembangnya PDI Perjuangan.

“Peristiwa Kudatuli mengajarkan bahwa perjuangan tidak pernah lahir dari kenyamanan. Sejarah itu menjadi pengingat bahwa kader PDI Perjuangan harus tetap teguh memegang nilai-nilai perjuangan, meski menghadapi berbagai tantangan,” ujar Fauzi.

Fauzi menegaskan, semangat Kudatuli harus dimaknai sebagai keberanian menjaga idealisme, mempertahankan kebenaran, dan terus berdiri bersama rakyat kecil. Nilai-nilai itu, menurutnya, menjadi fondasi yang harus diwariskan kepada seluruh kader lintas generasi.

Sejarah Kudatuli, tambah dia, bukan hanya untuk dikenang, melainkan menjadi inspirasi dalam menjalankan pengabdian. Semangat perjuangan itu harus diwujudkan melalui kerja nyata yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Semangat Kudatuli harus hidup dalam setiap langkah pengabdian. Kader PDI Perjuangan harus hadir di tengah masyarakat, menjadi pelayan rakyat, serta menjadi garda terdepan dalam membela wong cilik,” tegas Bupati Sumenep tersebut.

Fauzi juga mengajak seluruh kader menjadikan refleksi Kudatuli sebagai momentum memperkuat soliditas organisasi, menjaga nilai-nilai ideologi partai, serta meneruskan semangat perjuangan para pendahulu demi kepentingan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

Rangkaian refleksi Kudatuli 2026 ditutup dengan orasi Kudatuli yang disampaikan Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep, Darul Hasyim Fath. Melalui orasi tersebut, seluruh kader diajak terus menjaga api perjuangan, merawat ideologi partai, dan mengabdi kepada masyarakat dengan semangat Kudatuli yang pantang surut. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

DPC Tuban Gelar Renungan Kuda Tuli, Tegaskan jaga Demokrasi

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar renungan dan peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli di ...
KABAR CABANG

Refleksi Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Kobarkan Semangat Juang Bela Wong Cilik

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep memperingati Refleksi 30 Tahun Peristiwa ...
EKSEKUTIF

Model Perlindungan Anak PMI Gresik Diapresiasi Nasional, Bupati Yani Terima Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif

GRESIK – Model perlindungan anak pekerja migran Indonesia (PMI) yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Gresik ...
KABAR CABANG

Gelar Dialog Publik Bersama Organisasi Kepemudaan, DPC Tulungagung Beber Peristiwa dan Sejarah Kudatuli

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar dialog publik bersama ...
KRONIK

Djarot Saiful Hidayat Ungkap Makna Filosofis Mendalam di Balik Monumen Kudatuli

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat memaparkan makna filosofis mendalam di balik ...
HEADLINE

Megawati: Monumen Kudatuli Simbol Kesabaran Revolusioner yang Lahir dari Keyakinan dan Keberanian

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli bertepatan 30 tahun peristiwa 27 Juli ...