Minggu
30 Agustus 2026 | 8 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ramadan Tetap Ramai Tanpa Macet, Pasar Takjil Mulyorejo dan Rungkut Ditata Ulang

pdip-jatim-241231-eri-EI

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, memediasi persoalan penyelenggaraan pasar takjil di Kecamatan Mulyorejo dan Kecamatan Rungkut dengan menghadirkan solusi penataan yang tetap memberi ruang bagi pedagang sekaligus menekan potensi kemacetan selama Ramadan.

Melalui mediasi bersama pemerintah kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait, disepakati sejumlah langkah penataan agar aktivitas pasar takjil dapat berjalan tertib tanpa mengganggu lalu lintas.

“Ditemukan win-win solution antara keluhan soal kemacetan dan ruang hidup bagi PKL maupun UMKM yang memanfaatkan momen Ramadan untuk menggerakkan perekonomian,” ujar Eri Irawan, Kamis (19/2/2026).

Sebelumnya, sempat terjadi miskomunikasi terkait perizinan pasar takjil di Kelurahan Dukuh Sutorejo dan kawasan sekitar Kantor Kecamatan Rungkut yang menimbulkan kebingungan di kalangan pedagang. Persoalan tersebut kini telah diselesaikan melalui proses mediasi.

Sebagai bagian dari solusi, pemerintah bersama Dinas Perhubungan melakukan penataan lalu lintas melalui pemasangan rambu pengatur sementara guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Di lokasi tersebut, sebanyak 31 UMKM di Sutorejo dan sekitar 20 pelaku UMKM di Rungkut diperbolehkan berjualan dengan pengaturan khusus.

Selain penataan lalu lintas, disepakati pula sejumlah aturan operasional, antara lain larangan makan di tempat sehingga pembeli hanya diperbolehkan membeli untuk dibawa pulang. Pedagang juga diwajibkan menjaga kebersihan area serta menggunakan lapak portable agar tidak menimbulkan bangunan permanen.

Menurut Eri, kebijakan tersebut menjadi langkah seimbang antara menjaga kelancaran mobilitas warga dan mendukung keberlangsungan usaha masyarakat kecil.

“Kelancaran lalu lintas penting, tetapi bisa diatur dengan penataan yang baik. Di sisi lain, UMKM tetap harus diberi ruang untuk berkreasi dan meningkatkan kesejahteraan, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah,” katanya.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya ini berharap penataan pasar takjil dapat memberi manfaat bagi semua pihak, mulai dari pedagang yang tetap dapat berjualan, masyarakat yang mudah memperoleh takjil, hingga pengendalian kemacetan yang lebih optimal selama Ramadan. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...
SEMENTARA ITU...

Filosofi Tombak Korowelang di Jamasan Pusaka Trenggalek: Pemimpin Harus Ngopeni Rakyat dan Memberi Piwulang

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, puluhan pusaka dijamasi. Ketua DPRD Doding Rahmadi mengungkap filosofi Tombak ...