Kamis
16 Juli 2026 | 4 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ramadan Tetap Ramai Tanpa Macet, Pasar Takjil Mulyorejo dan Rungkut Ditata Ulang

pdip-jatim-241231-eri-EI

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, memediasi persoalan penyelenggaraan pasar takjil di Kecamatan Mulyorejo dan Kecamatan Rungkut dengan menghadirkan solusi penataan yang tetap memberi ruang bagi pedagang sekaligus menekan potensi kemacetan selama Ramadan.

Melalui mediasi bersama pemerintah kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait, disepakati sejumlah langkah penataan agar aktivitas pasar takjil dapat berjalan tertib tanpa mengganggu lalu lintas.

“Ditemukan win-win solution antara keluhan soal kemacetan dan ruang hidup bagi PKL maupun UMKM yang memanfaatkan momen Ramadan untuk menggerakkan perekonomian,” ujar Eri Irawan, Kamis (19/2/2026).

Sebelumnya, sempat terjadi miskomunikasi terkait perizinan pasar takjil di Kelurahan Dukuh Sutorejo dan kawasan sekitar Kantor Kecamatan Rungkut yang menimbulkan kebingungan di kalangan pedagang. Persoalan tersebut kini telah diselesaikan melalui proses mediasi.

Sebagai bagian dari solusi, pemerintah bersama Dinas Perhubungan melakukan penataan lalu lintas melalui pemasangan rambu pengatur sementara guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Di lokasi tersebut, sebanyak 31 UMKM di Sutorejo dan sekitar 20 pelaku UMKM di Rungkut diperbolehkan berjualan dengan pengaturan khusus.

Selain penataan lalu lintas, disepakati pula sejumlah aturan operasional, antara lain larangan makan di tempat sehingga pembeli hanya diperbolehkan membeli untuk dibawa pulang. Pedagang juga diwajibkan menjaga kebersihan area serta menggunakan lapak portable agar tidak menimbulkan bangunan permanen.

Menurut Eri, kebijakan tersebut menjadi langkah seimbang antara menjaga kelancaran mobilitas warga dan mendukung keberlangsungan usaha masyarakat kecil.

“Kelancaran lalu lintas penting, tetapi bisa diatur dengan penataan yang baik. Di sisi lain, UMKM tetap harus diberi ruang untuk berkreasi dan meningkatkan kesejahteraan, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah,” katanya.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya ini berharap penataan pasar takjil dapat memberi manfaat bagi semua pihak, mulai dari pedagang yang tetap dapat berjualan, masyarakat yang mudah memperoleh takjil, hingga pengendalian kemacetan yang lebih optimal selama Ramadan. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...