Kamis
10 September 2026 | 8 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rakernas II, Ketua DPC Ngawi Dapat Kehormatan Paparkan Strategi Pemenangan Pemilu

pdip-jatim-dpc-ngawi-230622-dwi-rianto-jatmiko-1

NGAWI – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko mendapatkan kehormatan dari DPP Partai untuk memaparkan strategi pemenangan pemilihan umum tahun 2024 dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Dipilihnya Ngawi bukan tanpa alasan. Beberapa periode terakhir, kepengurusan DPC berhasil mengukuhkan Ngawi sebagai “kandang Banteng” dengan sejumlah indikator. Di antaranya keberhasilan menugaskan kader pada posisi kepala daerah dan wakil kepala daerah. Juga dominasi raihan kursi DPRD Ngawi.

Dihubungi pdiperjuangan-jatim.com melalui sambungan telepon, Dwi Rianto Jatmiko menyampaikan, strategi pemenangan mutlak harus ditetapkan. Mengingat pemilu mendatang, PDI Perjuangan telah matok target hattrick atau menang mutlak untuk yang ketiga kalinya.

“Kabupaten Ngawi sebagai kantong suara potensial PDI Perjuangan, bertekad kuat untuk mewujudkan hattrick pada pemilu mendatang,” kata kader yang akrab disapa Mas Antok ini.

Strategi kemenangan akan diejawantahkan di Kabupaten Ngawi dengan maksimal. Mas Antok menjelaskan, seluruh elemen partai, baik struktural hingga badan dan sayap akan dipastikan untuk menjalankannya. Seluruhnya demi mencapai target kemenangan secara mutlak.

“Sudah menjadi kewajiban kader partai untuk mewujudkan apa yang diintruksikan oleh DPP PDI Perjuangan. Dan Banteng-Banteng Ngawi siap melaksanakan seluruhnya,” ujar Mas Antok.

Mas Antok mengatakan, Kabupaten Ngawi sebagai salah satu daerah kantong suara potensial PDI Perjuangan. Masyarakatnya mayoritas bekerja di bidang pertanian.

“Tentu saja, sentuhan langsung dengan turun ke bawah menjadi sangat relevan untuk diterapkan. Masyarakat merasa diayomi, dilindungi, dan tergerak untuk memberikan suaranya kepada PDI Perjuangan,” urai Mas Antok.

Di samping target hattrick pada pemilu mendatang, DPC Ngawi disebut Mas Antok juga memiliki agenda khusus. Yakni menambah perolehan kursi di masing-masing Dapil di Kabupaten Ngawi.

Mas Antok pun optimistis, Kabupaten Ngawi akan ikut andil menyongsong kemenangan partai. Apalagi kata dia, berdasarkan hasil survei, PDI Perjuangan masih menjadi pilihan favorit masyarakat.

“DPC Ngawi telah melakukan survei awal. Dengan menggandeng lembaga survei nasional,” ungkapnya.

Saat ini, partai berlambang Banteng Moncong Putih tersebut menjadi pemenang secara keseluruhan di Kabupaten Ngawi. Jajaran eksekutif dan legislatif diisi kader-kader PDI Perjuangan.

“Dan hal itu harus kita tradisikan. Kabupaten Ngawi itu Merah, Kandang Banteng,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko mengakhiri pembicaraan. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Mitigasi Hadapi Sesar Surabaya dan Sesar Waru-Juanda

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memperkuat sistem mitigasi bencana menyusul fakta bahwa wilayah Kota ...
KABAR CABANG

Tak Menunggu Diminta, PDIP Trenggalek Kirim Air Bersih ke Pelosok Panggul-Munjungan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus bergerak menembus pelosok desa untuk membantu warga yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Dorong Digital Dashboard Jadi Dasar Kebijakan Transportasi

Fraksi PDIP Jatim mendorong Digital Dashboard diperkuat sebagai instrumen memantau transportasi, mengolah data, dan ...
KRONIK

Anas Karno Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Layani IKD di Pemukiman Warga

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jatirogo

TUBAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan barat utara Kabupaten Tuban mendapat ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Aparat Tak Tunda Laporan Warga Kekurangan di Tengah Kekeringan

Bupati Blitar Rijanto meminta aparat desa dan kecamatan tidak menunda laporan warga yang mulai kekurangan akibat ...