Selasa
30 Juni 2026 | 6 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rajungan Gresik Tembus AS, Pemkab Bidik Kopra dan Kakao

IMG-20260630-WA0016_copy_699x466

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi melepas ekspor satu kontainer rajungan menuju Amerika Serikat di CV Kudatama Mas, Kawasan Industri Gresik (KIG), Senin (29/6/2026).

Ekspor tersebut menjadi wujud sinergi antara Kementerian Transmigrasi, Pemerintah Kabupaten Gresik, Aruna Indonesia, dan CV Kudatama Mas dalam memperkuat hilirisasi komoditas unggulan kawasan transmigrasi.

Bahan baku rajungan dipasok dari Sorong (Papua), Maluku, Maluku Utara, Pasangkayu (Sulawesi Barat), serta kawasan pesisir Gresik dan Lamongan, kemudian diolah di Gresik sebelum diekspor ke Amerika Serikat.

Gus Yani sapaan akrabnya mengatakan, posisi strategis Gresik sebagai kawasan industri menjadikannya penghubung penting antara sentra produksi di berbagai daerah dengan pasar ekspor.

“Di tengah tantangan ekonomi global, kita patut bersyukur produk unggulan daerah, termasuk dari kawasan transmigrasi, mampu menembus pasar dunia. Hari ini kita melepas satu kontainer, mudah-mudahan ke depan meningkat menjadi lima kontainer atau bahkan lebih,” ujarnya.

Menurut Gus Yani, keberhasilan ekspor rajungan ditopang melimpahnya bahan baku dari kawasan pesisir dan transmigrasi, serta industri pengolahan yang bersifat padat karya dengan mengandalkan keterampilan tenaga kerja.

Karena itu, Pemkab Gresik siap mendukung peningkatan kompetensi pekerja melalui pelatihan vokasi dan sertifikasi sesuai kebutuhan industri.

“Kami siap memfasilitasi pelatihan tenaga kerja yang tersertifikasi agar peningkatan kualitas SDM menjadi investasi bersama antara pemerintah dan dunia usaha,” tegas Gus Yani.

Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik tersebut juga melihat peluang hilirisasi komoditas lain dari kawasan transmigrasi untuk diolah di Gresik.

“Hari ini rajungan menjadi contoh sukses. Ke depan komoditas seperti kakao maupun kopra juga berpeluang diolah di Gresik sehingga memiliki nilai tambah lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan kawasan transmigrasi kini tidak hanya menjadi sentra pangan, tetapi juga mampu menghasilkan komoditas perikanan berdaya saing global.

“Rajungan menjadi salah satu produk unggulan kawasan transmigrasi. Melalui kemitraan dengan Aruna, hasil tangkapan nelayan dapat masuk ke pasar ekspor dan memberikan nilai tambah yang lebih besar,” ujarnya.

Viva Yoga menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan kawasan transmigrasi kini diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi produk unggulan sesuai potensi masing-masing daerah.

Ia mengungkapkan permintaan rajungan dari Amerika Serikat masih sangat tinggi. Saat ini ekspor dilakukan rutin dua kali setiap bulan dengan volume sekitar 16 ton per kontainer dan nilai mencapai Rp14 miliar hingga Rp15 miliar.

Menurutnya, industri pengolahan rajungan juga memberikan dampak ekonomi besar karena masih didominasi proses manual yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar semakin banyak nelayan di kawasan transmigrasi memperoleh manfaat dari rantai nilai ekspor ini,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Rajungan Gresik Tembus AS, Pemkab Bidik Kopra dan Kakao

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi melepas ekspor ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Dugaan Intimidasi terhadap dr. Icha Diusut Tuntas

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta dugaan intimidasi terhadap dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni di Kabupaten Timor ...
KABAR CABANG

Pentas Jaranan di Blitar Wujudkan Trisakti Bung Karno dalam Pelestarian Budaya

Ribuan warga memadati pentas jaranan di Kademangan, Blitar, dalam rangka Bulan Bung Karno. PDI Perjuangan menilai ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Kaji Penerapan Sekolah 5 Hari, Mas Dhito Libatkan Aspirasi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Kediri masih mengkaji penerapan kebijakan sekolah lima hari dengan melibatkan aspirasi ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Resmi Buka Jalan Radial Road Lontar, Urai Kemacetan Surabaya Barat

Pemerintah Kota Surabaya resmi membuka Jalan Radial Road Lontar dan mulai menerapkan uji coba rekayasa lalu lintas ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Surabaya Dorong Pemkot Maksimalkan Pelayanan Perizinan untuk Investor

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya mengoptimalkan pelayanan perizinan melalui sistem ...