Sabtu
11 Juli 2026 | 9 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rajungan Gresik Tembus AS, Pemkab Bidik Kopra dan Kakao

IMG-20260630-WA0016_copy_699x466

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi melepas ekspor satu kontainer rajungan menuju Amerika Serikat di CV Kudatama Mas, Kawasan Industri Gresik (KIG), Senin (29/6/2026).

Ekspor tersebut menjadi wujud sinergi antara Kementerian Transmigrasi, Pemerintah Kabupaten Gresik, Aruna Indonesia, dan CV Kudatama Mas dalam memperkuat hilirisasi komoditas unggulan kawasan transmigrasi.

Bahan baku rajungan dipasok dari Sorong (Papua), Maluku, Maluku Utara, Pasangkayu (Sulawesi Barat), serta kawasan pesisir Gresik dan Lamongan, kemudian diolah di Gresik sebelum diekspor ke Amerika Serikat.

Gus Yani sapaan akrabnya mengatakan, posisi strategis Gresik sebagai kawasan industri menjadikannya penghubung penting antara sentra produksi di berbagai daerah dengan pasar ekspor.

“Di tengah tantangan ekonomi global, kita patut bersyukur produk unggulan daerah, termasuk dari kawasan transmigrasi, mampu menembus pasar dunia. Hari ini kita melepas satu kontainer, mudah-mudahan ke depan meningkat menjadi lima kontainer atau bahkan lebih,” ujarnya.

Menurut Gus Yani, keberhasilan ekspor rajungan ditopang melimpahnya bahan baku dari kawasan pesisir dan transmigrasi, serta industri pengolahan yang bersifat padat karya dengan mengandalkan keterampilan tenaga kerja.

Karena itu, Pemkab Gresik siap mendukung peningkatan kompetensi pekerja melalui pelatihan vokasi dan sertifikasi sesuai kebutuhan industri.

“Kami siap memfasilitasi pelatihan tenaga kerja yang tersertifikasi agar peningkatan kualitas SDM menjadi investasi bersama antara pemerintah dan dunia usaha,” tegas Gus Yani.

Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik tersebut juga melihat peluang hilirisasi komoditas lain dari kawasan transmigrasi untuk diolah di Gresik.

“Hari ini rajungan menjadi contoh sukses. Ke depan komoditas seperti kakao maupun kopra juga berpeluang diolah di Gresik sehingga memiliki nilai tambah lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan kawasan transmigrasi kini tidak hanya menjadi sentra pangan, tetapi juga mampu menghasilkan komoditas perikanan berdaya saing global.

“Rajungan menjadi salah satu produk unggulan kawasan transmigrasi. Melalui kemitraan dengan Aruna, hasil tangkapan nelayan dapat masuk ke pasar ekspor dan memberikan nilai tambah yang lebih besar,” ujarnya.

Viva Yoga menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan kawasan transmigrasi kini diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi produk unggulan sesuai potensi masing-masing daerah.

Ia mengungkapkan permintaan rajungan dari Amerika Serikat masih sangat tinggi. Saat ini ekspor dilakukan rutin dua kali setiap bulan dengan volume sekitar 16 ton per kontainer dan nilai mencapai Rp14 miliar hingga Rp15 miliar.

Menurutnya, industri pengolahan rajungan juga memberikan dampak ekonomi besar karena masih didominasi proses manual yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar semakin banyak nelayan di kawasan transmigrasi memperoleh manfaat dari rantai nilai ekspor ini,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah Desak Pemerintah Segera Cairkan DBH Rp132 Triliun untuk Ringankan Tekanan Fiskal Daerah

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mendesak pemerintah segera mencairkan dana bagi hasil kurang salur Rp132 triliun ...
KRONIK

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang, Hj. Ansari Desak Penuntasan Hukum

PAMEKASAN – Kasus kekerasan seksual terhadap anak yang mengguncang Kabupaten Sampang, mendapat perhatian dari ...
KRONIK

Rumah Baca Bringinan Ponorogo, 11 Tahun Memberdayakan Masyarakat

PONOROGO – Kebiasaan menyisihkan uang receh sejak usia dini terus dipertahankan di Desa Bringinan, Kecamatan ...
KRONIK

Ketua DPRD Tulungagung Gandeng Mahasiswa UGM Galakkan Program Tanam Kopi

TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pengaturan Fasilitasi Reses Diperjelas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar ...
KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...