Selasa
14 Juli 2026 | 6 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Raih Penghargaan RBD, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Identitas Budaya Masyarakat

PDIP-Jatim Achmad Fauzi Wongsojudo 26052026

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan penghargaan kepada Kabupaten Sumenep atas komitmen dan dedikasi melestarikan, mengembangkan, dan memajukan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas, budaya, dan kekayaan bangsa. 

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menerima penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) pada puncak Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan SDM Kemendikdasmen, Jalan Raya Parung, Ciputat, Bojongsari, Kota Depok, Senin (25/5/2026).

Penghargaan ini sebagai bentuk penghargaan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah, dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah, melalui berbagai program pendidikan, kebudayaan, dan pelibatan masyarakat.

“Bahasa daerah merupakan warisan leluhur yang memiliki nilai sejarah, kearifan lokal, dan jati diri masyarakat yang harus menjaga keberlangsungannya sampai kapanpun,” ujar Fauzi seusai menerima penghargaan.

Menurut dia, bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, tetapi cerminan karakter, budaya, dan identitas masyarakat. Ia menilai, penghargaan tersebut sebagai motivasi pelestarian bahasa daerah, agar tetap hidup dan mewariskan kepada generasi muda.

“Kami untuk merawat dan melestarikan bahasa daerah, di antaranya, melalui berbagai program, seperti muatan lokal di sekolah, festival budaya, lomba pidato dan mendongeng yang berkolaborasi dengan komunitas budaya dan lembaga pendidikan,” terangnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu berharap, seluruh elemen yang mendapat penghargaan ini menumbuhkan semangat pelestarian di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, agar bahasa daerah tetap lestari di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi.

“Masyarakat Kabupaten Sumenep hendaknya semakin aktif mengembangkan program pelestarian bahasa daerah, demi menjaga kekayaan budaya bangsa,” terangnya.

“Yang jelas, menjaga dan merawat bahasa daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar tetap lestari di zaman apapun,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tutup Kebocoran PAD, Fraksi PDIP Desak Pemkot Batu Percepat Digitalisasi Pembayaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendesak Pemkot Batu mempercepat digitalisasi pembayaran berbasis QRIS dan ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Anggaran Diprioritaskan untuk Banjir dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

DPRD Surabaya menegaskan seluruh anggaran daerah harus diarahkan untuk kepentingan masyarakat. Penanganan banjir ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Targetkan Lahir Pemimpin Ranting Berintegritas Lewat Penjaringan Demokratis

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memperkuat konsolidasi menjelang penjaringan pengurus ranting dan anak ...
HEADLINE

Deni Wicaksono: Keberhasilan APBD Diukur dari Kesejahteraan Masyarakat, Bukan Sekadar WTP

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan APBD tidak cukup diukur dari opini WTP atau ...
EKSEKUTIF

Pesan Bupati Kediri kepada Siswa Baru: Hindari Bullying dan Kurangi Bermain Gadget

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan siswa baru SMPN 2 Ngasem agar tidak melakukan bullying sejak ...
KABAR CABANG

PDI Surabaya Perkuat Partisipasi Politik Perempuan, Buka Ruang Kesejahteraan Warga

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mendorong keterwakilan perempuan dan Gen Z dalam penataan struktur ...