Sabtu
05 September 2026 | 4 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puti: Surabaya Bisa Jadi Pusat Kebudayaan

pdip-jatim-puti-dks1

SURABAYA – Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno ingin Surabaya sebagai ibukota Jawa Timur, ke depan bisa menjadi pusat kebudayaan.

Sebab, Surabaya dan kota-kota lainnya di Jatim,  budaya dan pariwisatanya berpotensi dikembangkan yang bisa dijual kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Saya melihat banyak sekali potensi di Jawa Timur ini, baik dari sisi budaya, kuliner, fashion, bahkan alamnya pun bisa dijual dalam bidang pariwisata,” kata Puti, saat di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS), Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Kamis (8/2/2018) malam.

Puti berharap, ekonomi kreatif ini bisa berkembang dengan potensi-potensi lainnya yang ada di Jatim.

Sebagai ibu kota provinsi, tambah Puti, di Surabaya selayaknya dibangun satu pusat kebudayaan, yang bisa menarik turis yang ingin melihat apa saja kebudayaan Jawa Timur. Selain itu, di dalamnya ada ruang diskusi bagi para seniman dan budayawan.

Dia juga menyebut Surabaya akan sebanding dengan Sydney Opera House, jika industri pariwisatanya sudah maju. Dengan demikian pemerintah provinsi bisa membangun gedung pusat kesenian Jawa Timur.

“Bahkan nanti, bisa kembali menghidupkan ludruk kemudian dikolaborasi dengan kesenian-kesenian yang lain dan juga kelompok kesenian dari mancanegara,” ujarnya.

Sementara itu, di Galeri DKS semalam dilaksanakan pameran lukisan dengan tema “Tetesan Darah untuk Negeri” karya Jupri Abdullah.

Saat datang ke lokasi pameran di komplek Balai Pemuda tersebut, Puti ditemani Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana; Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah, dan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari.

Tiba di Galeri DKS, mereka disambut Ketua DKS Krisman Hadi dan sang pelukis, Jupri Abdullah.

Puti lantas melihat-lihat lukisan di galeri tersebut, mulai dari lukisan Proklamator Indonesia, Soekarno yang merupakan kakeknya sendiri, lalu Presiden RI sekarang Joko Widodo, dan juga beberapa Presiden RI sebelumnya, seperti Megawati Soekarnoputri, dan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

“Saya senang melukis dan juga suka bikin sketsa, ini bisa menyeimbangkan jiwa kalau dari pagi sampai siang penuh dengan agenda yang melelahkan berpolitik. Dengan hadir di sini, saya merasa terhibur lah dengan melihat lukisan yang warna-warni,” ungkap Puti.

Puti terkejut ketika dirinya melihat lukisannya sendiri bersanding dengan tokoh-tokoh negara yang lain.

“Saya merasa terhormat dan senang bisa dilukis oleh Cak Pri (Jupri Abdullah) dan saya sangat mengapresiasi sekali,” ucapnya.

Puti melihat lukisan dirinya begitu mirip dengannya dan sorot mata pada lukisan tersebut tampak terisi sehingga seperti benar-benar hidup. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...