Rabu
23 September 2026 | 7 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Tegaskan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Masih Wacana Informal Antarparpol

pdip jatim 260922 konpers pm 1

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan wacana ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 5 persen hingga usulan pencalonan presiden yang minimal didukung dua partai politik masih sebatas pembicaraan informal antarpartai.

Menurut Puan, pembahasan tersebut belum menjadi keputusan resmi dan nantinya harus melalui mekanisme pembahasan di DPR.

“Terkait dengan ambang batas 5 persen yang sudah dibicarakan, kami (PDIP) juga sebenarnya sudah diajak berbicara namun tidak dalam forum tersebut,” kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Puan mengatakan PDI Perjuangan tetap terbuka untuk mengikuti komunikasi antarpartai politik terkait rencana perubahan aturan Pemilu. Menurutnya, pembicaraan informal antarpartai merupakan bagian dari dinamika politik sebelum sebuah usulan masuk ke pembahasan resmi.

“Jadi, pembicaraan informal selalu akan dibicarakan bersama partai-partai politik, dan PDI Perjuangan tentu saja siap untuk selalu ikut bicara,” tegasnya.

Wacana ambang batas parlemen 5 persen mengemuka setelah adanya pertemuan sejumlah ketua umum partai politik koalisi pemerintah. Dalam pertemuan tersebut, salah satu hal yang dibicarakan adalah revisi Undang-Undang Pemilu, termasuk parliamentary threshold.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono sebelumnya menyatakan partainya menyepakati angka 5 persen dalam pembahasan tersebut. Namun, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pertemuan para ketua umum masih berada pada tahap brainstorming atau pertukaran pemikiran sehingga belum menghasilkan keputusan.

Selain ambang batas parlemen, Puan juga menanggapi wacana mengenai pencalonan presiden dan wakil presiden yang disebut minimal didukung dua partai politik.

“Juga terkait dengan apakah Pilpres hanya dua partai, kami pun sudah diajak bicara namun tidak dalam forum tersebut. Jadi, memang pembicaraan itu, pembicaraan informal yang dibicarakan oleh partai-partai,” ungkapnya.

Puan menegaskan wacana tersebut belum dapat disebut sebagai keputusan politik resmi. Pembahasan formal mengenai perubahan aturan Pemilu nantinya akan dilakukan melalui DPR.

“Pembicaraan bahwa ambang batas PT 5 persen itu kan masih dalam tahap pembicaraan di antara partai politik, belum secara resmi juga,” ujar Puan.

“Bahwa nantinya pilpres itu akan diusung oleh dua partai politik itu juga masih dalam proses wacana informal, jadi belum resmi karena nanti pembahasan resminya itu akan dibahas di DPR,” lanjutnya.

Puan mengatakan PDI Perjuangan tetap melakukan komunikasi dengan berbagai partai politik meskipun tidak tergabung dalam koalisi pemerintah. “Selalu kumpul. Apakah itu terinfo ke media atau tidak, kita kumpul,” jelasnya.

Terkait waktu pembahasan revisi UU Pemilu, Puan belum memastikan kapan proses tersebut akan dimulai. Ia menyebut masih terdapat waktu karena Pemilu berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 2029.

“Yang penting adalah nanti pileg dan pilpresnya itu akan bisa efektif, kemudian efisien, bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara. Dan kan pemilunya masih 2029,” pungkas Puan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...
BERITA TERKINI

Mulai Oktober, Eri Cahyadi Instruksikan ASN Pemkot Surabaya Bertugas di Balai RW

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi menginstruksikan mulai Oktober 2026 seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Targetkan 3–5 Sekolah Tiap Wilayah Dapil 7 Miliki Marching Band

Guntur Wahono menargetkan setiap wilayah di Dapil 7 Jatim memiliki 3–5 sekolah dengan fasilitas marching band dan ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Wisata Alam Pegunungan Trenggalek Dipadu Kuliner

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pengembangan wisata alam pegunungan yang dipadukan kuliner untuk ...