Kamis
04 Juni 2026 | 1 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Produktivitas Padi Gresik Peringkat 5 Nasional, Bupati Gus Yani Terima Penghargaan dari Kementan

pdip-jatim-bupati-gresik-130921-fandi-akhmad-yani-a

GRESIK – Kementerian Pertanian RI memberikan penghargaan Abdi Bakti Tani kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Karena dinilai fokus dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan di daerah.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Makruf Amin kepada Bupati Gresik, Fandi Akmad Yani di Istana Wakil Presiden RI, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2021).

Penghargaan tersebut bentuk apresiasi atas tingginya produktifitas padi. Khususnya di Kabupaten Gresik yang menempati peringkat ke-V sebagai kabupaten dengan produksi padi tertinggi tingkat nasional.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterima. Reward tersebut merupakan kerja keras para petani dalam menciptakan ketahanan pangan di Kabupaten Gresik. 

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk para petani Gresik atas kerja kerasnya terhadap ketersediaan dan ketahanan pangan di Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani yang pada pilkada lalu diusung PDI Perjuangan. 

Bupati milenial itu mengatakan, sektor pertanian merupakan salah satu penyangga perekonomian di daerah. Terlebih saat ini, sektor pertanian di Gresik terbilang produktif ditengah wabah pandemi Covid-19. 

“Kedepan, kita harus fokus terhadap sektor pertanian, khususnya produktifitas padi. Sebab upaya kita bersama adalah menciptakan swasembada sumber ketahanan pangan. Artinya ketersediaan pangan masyarakat dapat tercukupi kebutuhannya oleh petani Gresik,” jelasnya.

Tentu hal ini membutuhkan komitmen bersama dan diperlukan sinergitas antara pemerintah melalui instansi terkait dan para petani. Sehingga apabila ada kendala, dapat dilakukan penanganan sedini mungkin. 

Misalnya, terkait kelangkaan pupuk yang kerap dikeluhkan petani. Pemerintah daerah siap melakukan pendekatan dengan perusahaan pupuk yang ada di Gresik untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Kemudian, soal LP2B atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, jika terdapat kendala, segera dilakukan percepatan penanganan. Sehingga, ketahanan pangan tidak terganggu.

“Dalam menciptakan ketahanan pangan berbagai inovasi kita lakukan. Kita bisa kembangkan komoditas lain misalnya porang, berbagai jenis buah, jagung, tebu, kacang hijau dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Kuncinya, lanjut Gus Yani, pemerintah harus komitmen dan fokus. Maka targetnya adalah kesejahteraan petani dapat tercapai. Pihaknya ingin petani Gresik menjadi petani yang maju, mandiri, modern dan mampu berdaya saing. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Kristiyanto Lari Pagi Sambil Nikmati Suasana di Pantai Cristo Rei Dili

DILI – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memanfaatkan waktu pagi, Kamis (4/6/2026), dengan ...
LEGISLATIF

Candra Ary Flanto Minta Pemkab Jember Jaga Tren Positif PAD Pariwisata pada 2026

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Flanto meminta Pemkab Jember menjaga tren positif PAD sektor pariwisata pada ...
LEGISLATIF

Nila Yani: Pertumbuhan Wisman Positif, Saatnya Perkuat Wisatawan Nusantara

Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti mengapresiasi pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara pada ...
SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...