Senin
29 Juni 2026 | 3 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pro-Kontra Perkebunan Sawit, Daniel Sarankan Pemkab Malang-Masyarakat Duduk Bersama

pdip-jatim-daniel-150621

MALANG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Daniel Rohi minta Pemkab Malang mengajak dialog masyarakat terkait rencana pemkab membuka lahan seluas 60 hektar untuk perkebunan sawit di kawasan Malang Selatan.

Langkah itu perlu dilakukan untuk menyudahi terjadinya pro dan kontra di tengah masyarakat terkait rencana tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Malang harus mengajak duduk bersama dengan berbagai pihak untuk menjelaskan kebijakan ini, agar memiliki kesamaan persepsi sehingga penolakan bisa diminimalisir,” kata Daniel Rohi, Selasa (15/6/2021).

Daniel menyebut terjadinya pro dan kontra di tengah masyarakat ini akibat kurang maksimalnya dialog dan sosialisasi yang dilakukan mengenai rencana pembukaan lahan tersebut.

Padahal, sebutnya, melihat luasan lahannya, jika dapat dimaksimalkan dan memiliki nilai secara ekonomi bagi masyarakat, seharusnya tidak mengalami penolakan oleh masyarakat.

Menurutnya, rencana pembukaan lahan untuk kelapa sawit di Malang Selatan ini dapat diwujudkan, dengan mempertimbangkan berbagai banyak hal. Salah satunya adalah dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan.

“Selama bisa bermanfaat dan memiliki potensi pendapatan untuk kesejahteraan masyarakat, perlu dimaksimalkan setiap peluang investasi. Termasuk di antaranya tidak mensubtitusi lahan produktif yang sudah ada dan tentunya minim dampak lingkungan,” terangnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini menambahkan, apabila pemkab dapat menjelaskan secara terbuka dan detail mengenai dampak-dampak tersebut dapat diminimalisir, maka penolakan juga akan berangsur-angsur menghilang.

Daniel juga minta masyarakat agar tidak langsung menilai negatif program yang direncanakan Pemkab Malang. Dia mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Program-program yang sudah disusun oleh Pemkab Malang, jelasnya, tentu telah melalui berbagai kajian dan mekanisme sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Masyarakat jangan asal main tolak, setidaknya berdialog dulu dengan pemerintah agar berbagai informasi yang belum tersampaikan bisa diperoleh, baru kemudian bisa memberikan masukan kepada pemerintah untuk membuat kebijakan yang pro kepada masyarakat dan lingkungan,” tuturnya.

Pembukaan lahan sawit di Kabupaten Malang, imbuh Daniel, harus didasarkan prinsip kelestarian dan keberlanjutan lingkungan hidup, serta memiliki orientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sehingga hal-hal yang menjadi ketakutan dan isu-isu yang tersebar di tengah-tengah masyarakat mengenai dampak negatif pembukaan lahan kelapa sawit, dapat terjawab. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Doa Bersama untuk Bung Karno, DPC Ponorogo: Semoga Kader Partai Mampu Warisi Api Perjuangannya

PONOROGO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, ...
KRONIK

Magetan Diartikan Rocky Gerung: Marhaen Geregetan

MAGETAN – Akademisi Rocky Gerung datang di Magetan, Minggu (28/6/2026). Kesenian Reog Ponorogo menyambut kedatangan ...
KRONIK

Gus Falah: Regulasi Tegas Terhadap LGBT Selaras dengan Pancasila ‎

‎JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru, menyatakan bahwa regulasi yang memuat sanksi hukum ...
KABAR CABANG

Ratusan Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di DPC Magetan

MAGETAN – Dalam rangka memeriahkan Puncak Bulan Bung Karno 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan ...
KABAR CABANG

Festival Mural Selesai, Kantor DPC Lamongan Bagai Galeri Seni Nasionalisme

LAMONGAN – Festival Mural Bulan Bung Karno 2026 digelar DPC PDI Perjuangan Lamongan berakhir Minggu (28/6/2026) ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Bekali Gen Z Keterampilan Make Up untuk Buka Peluang Usaha

PDI Perjuangan Kota Blitar membekali perempuan Gen Z dengan keterampilan make up modern sebagai bekal berwirausaha ...