Kamis
16 Juli 2026 | 12 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pramesti Cup #1, Fasilitasi Mimpi Anak-anak Ngawi jadi Seperti Irfan Jauhari Hingga Messi

IMG-20260202-WA0040_copy_641x408

NGAWI – Gemuruh sorak-sorai penonton memadati Lapangan Merdeka Walikukun, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, pada Minggu (1/2/2026).

Sebanyak 15 tim sepak bola usia dini saling beradu teknik dan sportivitas dalam ajang Pramesti Cup #1, sebuah turnamen yang digagas Agung Rezkina Pramesti.

Turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan trofi dan hadiah. Lebih dari itu, Pramesti Cup #1 dirancang sebagai kawah candradimuka untuk menjaring bakat-bakat terpendam pesepak bola muda dari berbagai pelosok Kabupaten Ngawi.

Kompetisi ini mempertandingkan dua kategori umur, yakni U-11 dan U-13, dengan format permainan 7 lawan 7. Antusiasme terlihat jelas dari semangat para pemain cilik yang berlaga dengan penuh ambisi namun tetap menjunjung tinggi fair play.

Agung Rezkina Pramesti, yang juga legislator dari Fraksi PDI Perjuangan Ngawi, mengungkapkan bahwa sepak bola dipilih karena sifatnya yang inklusif dan merakyat.

“Sepak bola adalah olahraga rakyat. Siapa pun bisa main tanpa perlu biaya mahal. Melalui turnamen ini, kami ingin memfasilitasi anak-anak agar bakat mereka tidak hanya terpendam di gang-gang desa, tapi punya panggung nyata,” ujar Agung, Senin (2/2/2026).

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Agung menganalogikan pembinaan atlet seperti bercocok tanam. Menurutnya, kejayaan sepak bola Ngawi di masa depan sangat bergantung pada perhatian yang diberikan kepada generasi saat ini.

“Tidak ada buah yang bisa dipanen tanpa proses menanam. Turnamen ini adalah pintu gerbang. Kami ingin anak-anak memiliki wadah untuk mengasah fisik dan mental sehingga mereka siap melangkah ke jenjang yang lebih profesional,” tambahnya.

Agung juga mencatat bahwa geliat sepak bola di Ngawi kian meningkat seiring dengan tren positif prestasi Persinga Ngawi dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini memicu semangat untuk menggelar lebih banyak kompetisi berjenjang.

Melihat kesuksesan edisi perdana ini, Pramesti Cup direncanakan akan menjadi agenda rutin setiap tahun. Harapannya, konsistensi kompetisi ini dapat menjauhkan anak-anak dari pengaruh negatif dan mengarahkan mereka pada kegiatan yang produktif sekaligus menyehatkan.

“Kami berkomitmen menjadikan ini agenda tahunan. Targetnya jelas, mengakomodasi mimpi anak-anak Ngawi untuk menjadi bintang lapangan hijau di masa depan,” pungkasnya.

Mimpi anak-anak muda Ngawi merumput di lapangan sepak bola melambung tinggi.

Menjadi seperti pendahulunya asal Ngawi, Irfan Jauhari (25 tahun), pemain Persis Solo yang pernah membobol gawang Thailand dan mengantarkan Indonesia meraih
medali Emas SEA Games 2023.

Bahkan hingga menjadi jagoan menggocek bola seperti Lionel Messi.(ahm/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...