Rabu
14 Oktober 2026 | 6 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pesan Wabup Antok di Muspimcab PMII Ngawi: Dzikir, Fikir, Amal Sholeh Jadi Pijakan Utama

IMG-20260425-WA0040_copy_850x577

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menjadi tamu spesial dalam agenda Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) IV PMII Kabupaten Ngawi yang digelar di Agro Techno Park, Kecamatan Ngrambe, Sabtu soree (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Antok menekankan pentingnya motto organisasi PMII, yakni Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh, sebagai pijakan utama kader dalam menjalankan roda organisasi maupun menghadapi tantangan masa depan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ngawi, kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Muspimcab PMII Kabupaten Ngawi yang keempat. Semoga forum ini melahirkan keputusan yang bermanfaat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta tantangan zaman,” ujar Wabup Antok.

Menurutnya, kondisi saat ini menuntut sumber daya manusia yang siap bersaing dan adaptif. Karena itu, PMII diharapkan mampu memetakan arah gerak organisasi, termasuk menyiapkan kader yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan daya saing di berbagai sektor.

Dalam kesempatan itu, Wabup Antok juga mencontohkan, Kabupaten Ngawi saat ini mulai berkembang sebagai daerah tujuan investasi. Sejumlah perusahaan penanaman modal asing (PMA) membuka peluang kerja baru, tidak hanya di level operator, tetapi juga posisi manajerial.

“Ini peluang besar bagi generasi muda Ngawi. Tinggal bagaimana kita menyiapkan SDM yang terampil dan memiliki kapasitas sesuai kebutuhan dunia kerja,” katanya.

Selain kemampuan teknis, Wabup Antok juga menilai kader PMII harus memiliki jiwa kepemimpinan, karakter kuat, dan kemampuan membaca dinamika sosial. Menurutnya, nilai Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh menjadi fondasi penting dalam proses tersebut.

Apresiasi pemikiran revolusioner
Wabup Antok menjelaskan, dzikir menjadi dasar spiritual dan moral, fikir mencerminkan intelektualitas serta budaya diskusi, sedangkan amal sholeh diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Pergerakan harus dibangun lewat kajian, diskusi, komunikasi, dan kolaborasi. Kader PMII harus peka terhadap persoalan sekitar serta mampu memberi solusi,” ujarnya.

Wabup Antok juga menyampaikan apresiasi terhadap PMII Ngawi yang tidak hanya fokus pada isu internal kampus, tetapi mulai berpikir visioner. Kader PMII harus melihat peluang di bidang pemerintahan, pendidikan, kewirausahaan, dunia usaha, hingga sektor sains dan akademik.

“Kader PMII harus tampil di dunia pendidikan, di pemerintahan juga harus tampil kader PMII. Begitu pula di bidang usaha, swasta, dan sektor lainnya,” tegasnya.

Ia berharap Muspimcab IV PMII Ngawi dapat berjalan lancar serta menghasilkan rekomendasi strategis yang relevan bagi perkembangan organisasi maupun kemajuan daerah. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...