Rabu
15 Juli 2026 | 11 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pesan Wabup Antok di Muspimcab PMII Ngawi: Dzikir, Fikir, Amal Sholeh Jadi Pijakan Utama

IMG-20260425-WA0040_copy_850x577

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menjadi tamu spesial dalam agenda Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) IV PMII Kabupaten Ngawi yang digelar di Agro Techno Park, Kecamatan Ngrambe, Sabtu soree (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Antok menekankan pentingnya motto organisasi PMII, yakni Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh, sebagai pijakan utama kader dalam menjalankan roda organisasi maupun menghadapi tantangan masa depan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ngawi, kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Muspimcab PMII Kabupaten Ngawi yang keempat. Semoga forum ini melahirkan keputusan yang bermanfaat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta tantangan zaman,” ujar Wabup Antok.

Menurutnya, kondisi saat ini menuntut sumber daya manusia yang siap bersaing dan adaptif. Karena itu, PMII diharapkan mampu memetakan arah gerak organisasi, termasuk menyiapkan kader yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan daya saing di berbagai sektor.

Dalam kesempatan itu, Wabup Antok juga mencontohkan, Kabupaten Ngawi saat ini mulai berkembang sebagai daerah tujuan investasi. Sejumlah perusahaan penanaman modal asing (PMA) membuka peluang kerja baru, tidak hanya di level operator, tetapi juga posisi manajerial.

“Ini peluang besar bagi generasi muda Ngawi. Tinggal bagaimana kita menyiapkan SDM yang terampil dan memiliki kapasitas sesuai kebutuhan dunia kerja,” katanya.

Selain kemampuan teknis, Wabup Antok juga menilai kader PMII harus memiliki jiwa kepemimpinan, karakter kuat, dan kemampuan membaca dinamika sosial. Menurutnya, nilai Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh menjadi fondasi penting dalam proses tersebut.

Apresiasi pemikiran revolusioner
Wabup Antok menjelaskan, dzikir menjadi dasar spiritual dan moral, fikir mencerminkan intelektualitas serta budaya diskusi, sedangkan amal sholeh diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Pergerakan harus dibangun lewat kajian, diskusi, komunikasi, dan kolaborasi. Kader PMII harus peka terhadap persoalan sekitar serta mampu memberi solusi,” ujarnya.

Wabup Antok juga menyampaikan apresiasi terhadap PMII Ngawi yang tidak hanya fokus pada isu internal kampus, tetapi mulai berpikir visioner. Kader PMII harus melihat peluang di bidang pemerintahan, pendidikan, kewirausahaan, dunia usaha, hingga sektor sains dan akademik.

“Kader PMII harus tampil di dunia pendidikan, di pemerintahan juga harus tampil kader PMII. Begitu pula di bidang usaha, swasta, dan sektor lainnya,” tegasnya.

Ia berharap Muspimcab IV PMII Ngawi dapat berjalan lancar serta menghasilkan rekomendasi strategis yang relevan bagi perkembangan organisasi maupun kemajuan daerah. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...