Sabtu
06 Juni 2026 | 3 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perusahaan yang Amdalnya Tidak Baik dan Cemari Lingkungan, Maidi: Cabut Izinnya

pdip-jatim-walikota-madiun-290721-maidi

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun yang dinakhodai duet pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dari PDI Perjuangan terus berkomitmen untuk melakukan pembangunan berkelanjutan yang berbasis lingkungan.

Karenanya, semua pembangunan di Kota Pendekar harus benar-benar memperhatikan kelestarian lingkungan.

Ini juga diimbangi dengan getolnya sosialisasi kepada masyarakat terkait bagaimana menjaga alam sekitar. Tak main-main, berbagai upaya dilakukan demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Terbaru, kemarin Pemkot Madiun menggelar sosialisasi pengelolaan pencemaran lingkungan berbasis partisipasi.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan bahwa pemerintah hadir untuk menjaga lingkungan, oleh karena itu baik pelaku usaha ataupun masyarakat wajib hukumnya dalam menjaga lingkungan.

“Perusahaan yang amdalnya tidak baik, mencemari lingkungan, izinnya dicabut. Masyarakat juga jangan sembarangan membuang sampah rumah tangga. Harus sama-sama merawat,” tegas Maidi di Kota Madiun, kepada media ini, Sabtu (9/10/2021).

Menurut Wali Kota dari PDI Perjuangan ini, masalah lingkungan hidup di Kota Pendekar sudah cukup baik.

Terbukti beberapa waktu lalu, Kota Madiun mendapat penghargaan Nirwasita Tantra, dimana penghargaan tersebut ditujukan kepada pemimpin yang berkomitmen melakukan pembangunan berkelanjutan untuk kotanya.

“Lingkungan di kota ini harus baik. Jangan sampai pembangunan yang ada justru menurunkan angka harapan hidup yang sudah baik,” ujarnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya menambahkan bahwa menjaga kelestarian alam adalah tugas bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.

Selain itu, lanjutnya, proyek-proyek strategis Pemkot Madiun juga memiliki fungsi ganda. Salah satunya, pembangunan trotoar di sejumlah ruas jalan.

Tidak hanya meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, pembangunan trotoar ini juga disertai pemasangan box culvert di bawahnya yang bertujuan sebagai area resapan air.

‘’Sehingga ketika hujan tiba, jalanan di Kota Madiun tidak tergenang. Air langsung masuk melalui celah-celah dan ditampung di dalam box culvert,’’ jelas politisi PDI Perjuangan ini. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...