Minggu
19 April 2026 | 11 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Kudatuli, DPC Sidoarjo Instruksikan Ribuan Kader Nyalakan Lilin

IMG-20250716-WA0023_copy_710x484_copy_704x452

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Sidoarjo bakal menggelar serentak peringatan peristiwa kerusuhan 27 Juli (kudatuli) 1996. Acara direncanakan di 6 tempat dengan menyalakan ribuan lilin.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Sidoarjo, Hari Yulianto dalam keterangannya kepada media menyampaikan, acara peringatan dilaksanakan dengan doa bersama dan merefleksi peristiwa.

“Surat instruksi untuk pelaksanaan acara sudah kami sampaikan kepada struktural Partai hingga tingkat desa dan kelurahan,” kata Hari Yulianto kepada media usai koordinasi finalisasi acara, Jumat (25/7/2025).

Anggota DPRD Jatim itu menambahkan, doa bersama sebagai upaya spiritualitas kader memohon kepada Tuhan YME.  Agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di negeri ini. Terhadap organisasi maupun partai politik manapun.

“Apalagi dengan cara kekerasan sebagaimana fakta sejarah peristiwa Kudatuli,” kata Hari Yulianto, Jumat (25/7/2025).

Namun, lanjut Hari, dari peristiwa kelam itu masih ada secercah pelajaran positif yang bisa dijadikan pelajaran bersama.

“Saat Ibu Megawati menjadi presiden, tidak menggunakan kekuasaannya untuk balas dendam politik kepada pihak-pihak yang terlibat dalam Kudatuli 96. Namun menyerahkan sepenuhnya kepada aparatur hukum sebagai pihak berwenang,” tegas Hari.

Legislator asal Waru ini menambahkan, kepatuhan Megawati terhadap konstitusi, menjadi sikap dan tindakan yang patut diteladani.

“Peristiwa Kudatuli 96 bukan sekadar catatan perjalanan sejarah PDI menjadi PDI Perjuangan, tapi perjalanan berdemokrasi bangsa dan negara kita,” tandasnya.

Rangkaian peristiwa Kudatuli bermula dari terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI dalam Kongres Luar Biasa di Surabaya pada 1993. Hal tersebut tidak direstui penguasa saat itu.

Hingga terjadi kongres tandingan di Medan. Massa pendukung kongres kemudian menyerbu kantor DPP PDI di Jl Diponegoro Jakarta pada 27 Juli 1996. Kerusuhan meluas menyebabkan jatuhnya korban jiwa, luka hingga hilang tak ditemukan sampai kini.

Sementara itu, Plt Sekretaris DPC Sidoarjo Bambang Riyoko menambahkan, acara digelar serentak di 6 titik bakal diikuti ribuan kader Banteng.

Dari unsur DPC, pengurus PAC dari 18 kecamatan, perwakilan pengurus Ranting dari 346 desa dan kelurahan, dan para sesepuh partai.

“Secara serentak di enam tempat itu, para kader juga akan menyalakan ribuan lilin dilanjutkan dengan nonton tayangan peristiwa Kudatuli,” kata Bambang Riyoko.(ian/hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...