Kamis
30 Juli 2026 | 3 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Isra Mi’raj, Bupati Ipuk Ajak ASN Teladani Nabi Muhammad Beri Pelayanan Masyarakat

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-13022024

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meneladani sikap Nabi Muhammad SAW. Ajakan tersebut diserukan Bupati Ipuk saat memperingati Isra Mi’raj 1445 H di Masjid Babussalam, kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (12/2/2024).

“Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang sangat peduli dengan kepentingan umat. Beliau rela berkorban demi menyampaikan risalah Allah SWT. Kita sebagai ASN harus memiliki semangat yang sama, yaitu melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Bupati Ipuk.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN di lingkungan Pemkab Banyuwangi tersebut, Bupati Ipuk juga menekankan kewajiban ASN untuk selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan publik adalah amanah yang harus dijalankan dengan cinta dan sepenuh hati. Jika itu saja dipenuhi, saya yakin, Banyuwangi akan lebih baik ke depan,” tutur Bupati Ipuk.

Dalam momen Isra Miraj, imbuh Bupati Ipuk, Nabi Muhammad SAW tergambar betapa dia sangat mencintai umatnya. Pada peristiwa itu, Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menjalankan ibadah salat 50 waktu dalam waktu sehari semalam.

Akan tetapi, demi memikirkan umat, Nabi Muhammad SAW terus memohon untuk dikurangi sehingga menjadi lima waktu sebagaimana dijalankan sekarang. “Dalam konteks pelayanan terhadap masyarakat, apa yang dilakukan oleh Kanjeng Nabi menjadi teladan bagi kita untuk berorientasi pada pelayanan yang memudahkan dan meringankan,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut diisi dengan kegiatan shalawat dan doa bersama. Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran SKPD, camat, kepala desa, tokoh agama, dan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajut Thulab Krikilan, KH. Toha Muntoha, menyampaikan tausiah Isra Mi’raj. Dalam ceramahnya, Kiai Toha mengingatkan, salat adalah tiang agama dan kunci surga.

“Salat adalah ibadah yang paling utama dan paling dicintai Allah SWT. Shalat adalah sarana untuk berkomunikasi langsung dengan Allah SWT. Karena itu, mari kita jaga saalat kita. Jangan sampai kita meninggalkannya atau meremehkannya,” jelasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Revitalisasi Eks Terminal Kamal, Upaya Hidupkan Gairah Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Komisi I DPRD Kabupaten Bangkalan bersama Pemerintah Kecamatan Kamal menggelar forum sosialisasi ...
EKSEKUTIF

Mangrovisasi di Lamongan Tuai Apresiasi dari Gubernur Jatim

LAMONGAN – Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim. Langkah konsisten Pemerintah Kabupaten ...
KRONIK

Gaungkan Warisan Pemikiran Sang Proklamator, Cucu Bung Karno Frederik Kiran Ziarah ke Blitar

Kunjungan Frederik Kiran Soekarno Seegers ke Makam Bung Karno di Blitar menjadi momentum menggaungkan kembali ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Usulkan Grand Design Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah 2045

Ketua DPR RI Puan Maharani mengusulkan Grand Design Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah 2045 untuk ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Tekankan Dukungan Pemkab dan Pemprov untuk Percepat Pembangunan Desa

Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono menegaskan pentingnya dukungan Pemkab dan Pemprov karena keterbatasan Dana ...
KABAR CABANG

Musran Rampung, Doding Rahmadi Pastikan Konsolidasi PDI Perjuangan Trenggalek Berlanjut

DPC PDI Perjuangan Trenggalek menuntaskan Musran dan Musanran di 14 kecamatan. Doding Rahmadi menegaskan ...