Selasa
21 Juli 2026 | 6 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringatan Hari Pahlawan, Hasto: Pemikiran Bung Karno Tetap Hidup dan Terbukti Relevan

pdip jatim 251109 sekjen heroisme 1

SURABAYA — Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyerukan agar generasi muda Indonesia meneladani semangat kepeloporan dan pengorbanan yang diwariskan para pahlawan bangsa, khususnya Bung Karno yang lahir di Kota Surabaya.

Seruan itu disampaikan Hasto dalam acara “Arek Suroboyo Nyalakan Perjuangan” yang digelar oleh Youth Leaders Forum (YLF) Surabaya di Balai Budaya Surabaya, Minggu (9/11/2025) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan 10 November, yang dihadiri ratusan peserta muda, aktivis, dan tokoh masyarakat.

Baca juga: Eri Cahyadi Ajak Pemuda Surabaya Teruskan Semangat Perjuangan Bung Karno

Hasto menegaskan bahwa Surabaya adalah tempat lahirnya banyak tokoh bangsa yang membawa perubahan besar bagi Indonesia. Salah satunya adalah Bung Karno, yang sejak usia 16 tahun telah menunjukkan kesadaran dan tanggung jawab besar terhadap nasib bangsanya.

“Di Surabaya inilah lahir banyak tokoh bangsa. Bung Karno, pada usia 16 tahun, sudah membangun kesadaran bahwa keterjajahan Indonesia harus dilawan dengan kepemimpinan intelektual. Dia mempelajari sejarah dunia, lalu mengambil kepeloporan dengan melakukan sintesa antara nasionalisme, Islamisme, dan sosialisme,” beber Hasto.

Menurutnya, sintesa pemikiran Bung Karno tersebut masih sangat relevan hingga hari ini. Dia mencontohkan bagaimana semangat anak muda di berbagai belahan dunia terus muncul untuk menantang ketimpangan global, termasuk sosok Mamdani, tokoh muda yang berhasil memenangkan kursi wali kota di New York — kota yang dikenal sebagai simbol kapitalisme dunia.

“Pemikiran Bung Karno itu tetap hidup dan terbukti relevan. Kita diingatkan bahwa menjadi pahlawan bukan persoalan politik, tetapi persoalan kepeloporan dan pengorbanan, menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan keluarga, serta menjunjung tinggi integritas moral,” tegasnya.

Hasto menyebut semangat Hari Pahlawan harus dimaknai sebagai panggilan sejarah bagi generasi muda untuk berjuang bukan hanya dengan senjata, tetapi dengan pengetahuan, inovasi, dan dedikasi terhadap kemanusiaan.

“Ini adalah panggilan sejarah sebagai wujud dedikasi, bukan pelanggaran terhadap nilai kemanusiaan. Mengangkat martabat rakyat hanya bisa dilakukan melalui jalan pengorbanan,” sebut Hasto.

Dia juga mengingatkan bahwa perjuangan pemuda saat ini tidak lagi berada di medan perang, melainkan di medan gagasan, teknologi, dan pemberdayaan rakyat. Oleh karena itu, pemuda Indonesia harus tampil sebagai pelopor perubahan yang berani, berintegritas, dan berjiwa gotong royong.

“Kepemimpinan pemuda harus menjadi kepeloporan yang menyatukan kekuatan bangsa. Indonesia membutuhkan tokoh muda yang berani, yang tidak takut melangkah untuk rakyat dan kemanusiaan,” tutupnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...