Kamis
24 September 2026 | 8 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Malang Gulirkan Program RT Berkelas Tahun Depan, Ketua DPRD: Kami Kawal Ketat

pdip-jatim-250307-amithya-mia

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menegaskan komitmennya dalam mengawal realisasi program “RT Berkelas” dari Pemkot Malang.

Dia menegaskan program senilai Rp50 juta per RT tersebut dapat berjalan sesuai peruntukan untuk kesejahteraan rakyat.

Menurutnya, program yang direncanakan bergulir pada 2026 tersebut harus dikawal ketat, khususnya dari anggota legislatif di masing-masing dapil.

Nantinya, konsep pelaksanaan pembangunan dalam program tersebut berbasis usulan dari masyarakat di setiap lingkungan RT yang akan disampaikan saat penyelenggaraan musyawarah kelurahan khusus (muskelsus).

“Jelas itu nanti akan kami kawal secara ketat. Jangan kemudian (usulan) pembangunan menuruti keinginan perangkat atau pejabat setempat saja, tapi harus melihat secara holistik kebutuhan masyarakat,” kata Mia, sapaan akrabnya, Selasa (25/11/2025).

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut jika jumlah anggaran yang akan diterima masing-masing RT di Kota Malang sebesar Rp50 juta. Namun alokasi anggaran itu tidak berupa uang tunai, tapi berbentuk program kerja.

Mia menyatakan setiap usulan pembangunan yang disetujui, baik itu dalam bentuk infrastruktur, perekonomian, maupun kesejahteraan masyarakat. Sebab itu, dia mengingatkan agar warga melakukan pemetaan secara detail terkait kebutuhannya.

“Usulan dari warga ini menjadi sumber berita acara masing-masing RT yang akan diantarkan oleh RW ke kelurahan ketika muskelsus. Kalau garis besar prosedurnya sama dengan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) bisa besar kemungkinan langsung disetujui,” kata dia.

Secara garis besar, Mia berharap program RT Berkelas ini mampu dijalankan dengan baik. Sehingga nantinya akan menjadi sebuah terobosan dalam menyelesaikan segala bentuk permasalahan yang acap kali dihadapi oleh masyarakat.

“Saat ini, regulasinya sudah turun dari provinsi karena selama ini kami masih menunggu. Sekarang kami yang harus menjadikannya rigid,” ujarnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...