PONOROGO – Meski menerapkan PPKM Darurat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus melaksanakan vaksinasi, agar herd immunity atau kekebalan kelompok segera terbentuk.
Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita didampingi oleh Kapolres Ponorogo, Dandim, Sekda, dan jajarannya meninjau dua lokasi vaksinasi Covid-19 di Balai Desa Patihan Kidul, Kecamatan Siman dan Balai Desa Cekok, Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, Sabtu (3/7/2021).
Bunda Rita, sapaan akrab Lisdyarita, mengatakan, sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Timur, Kabupaten Ponorogo diberi target mencapai 16 ribu orang tiap harinya.
Percepatan vaksinasi, jelasnya, dengan dosis sebanyak 60 ribu diupayakan bisa mengejar target. Bisa dilihat dari masyarakat Ponorogo yang sangat antusias mengikuti vaksinasi. Kali ini, vaksinasi menyasar warga usia 18 ke atas hingga lansia.

“Kita terus menggenjot vaksinasi di Ponorogo. Bersama Bapak Kapolres dan Bapak Dandim terus kita lakukan sosialisasi terkait pentingnya vaksinasi,” ujar Bunda Rita.
Dia menyebut, Pemkab Ponorogo bersama seluruh elemen terus berupaya untuk mencapai target tersebut agar herd immunity bisa terwujud di Ponorogo.
Menurutnya, kesadaran masyarakat yang dulunya masih takut vaksin saat ini sudah meningkat ingin segera divaksin. Sebab, masyarakat telah diberi sosialisasi terkait vaksinasi oleh pihak desa setempat. Bunda Rita turut mengapresiasi warga yang datang untuk vaksin.
“Antusias warga tinggi. Ada yang tensinya tinggi tapi ngeyel divaksin ya nggak bisa. Pokoknya kita jangan takut, kan sebelum vaksin ya ada prosesnya. Kalau bisa vaksin ya vaksin, enggak ya enggak,” pungkasnya. (jrs/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













