Kamis
16 Juli 2026 | 6 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Ngawi Sediakan Santunan Rp 15 Juta untuk Warga Terdampak Bencana

IMG-20220610-WA0017_copy_1199x674_copy_899x505

NGAWI – Dua peristiwa kebakaran besar terjadi  di Kabupaten Ngawi dalam sepekan ini. Musibah memilukan itu terjadi di Kecamatan Karanganyar dan Widodaren, dalam waktu yang berdekatan.

Meskipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun kerugian yang dialami pemilik rumah ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Menilik dari kejadian bencana itu, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, mengingatkan warga masyarakat agar berhati-hati saat meninggalkan rumah. Pemilik rumah harus memastikan api telah padam, dan tidak ada konsleting listrik.

“Dua kejadian musibah kebakaran kemarin akibat korsleting listrik. Kami mengimbau agar masyarakat ketika akan meninggalkan rumah, harus dipastikan aman,” kata Wabup Antok, pada Jumat (10/6/2022).

Khusus korsleting listrik, Wabup Antok meminta masyarakat agar kembali mengecek instalasinya. Sebab, bukan tidak mungkin telah terjadi perubahan saluran listrik seperti saat pertama kali dipasang.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengingatkan, saat masyarakat ingin merubah instalasi, atau menambah titik pada saluran listrik agar diserahkan pada ahlinya. Menurutnya, jika dilakukan oleh awam, atau dikerjakan secara asal-asalan bisa berisiko kebakaran.

“Itu sangat penting dan vital. Karena dua kejadian kebakaran kemarin akibat konsleting listrik, dan rumah ditinggal kosong pemiliknya,” beber Wabup Antok mengingatkan.

Beberapa waktu lalu Wabup Antok juga meninjau kondisi rumah korban kebakaran. Yakni di Desa Sekarjati, Kecamatan Karanganyar, dan di Desa Sidolaju Kecamatan Widodaren.

Dalam tinjauannya, Wabup Antok menyerahkan bantuan sosial. Berupa uang tunai senilai Rp15 juta untuk masing-masing korban kebakaran.

“Tentu saja kami atas nama pemerintah daerah cukup prihatin atas kejadian kebakaran tersebut. Dan juga menyerahkan bantuan dari pemerintah daerah, untuk warga yang mengalami bencana,” ujarnya.

Dijelaskan Wabup Antok, bantuan sosial dari anggaran Pemkab Ngawi tersebut tidak hanya untuk warga yang mengalami bencana kebakaran. Namun juga berlaku untuk seluruh bencana yang dialami warga.

“Bantuan sosial ini untuk warga yang mengalami bencana. Seperti banjir, kekeringan, kebakaran, dan lainya,” papar Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Promosikan Produk UMKM, Komisi B DPRD Magetan Terima Kunker di Rumah Promosi

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan melakukan terobosan baru dalam memanfaatkan ...
KRONIK

Mas Dhito: Sastra Saraswati Sewana Yatra Teguhkan Toleransi dan Persatuan di Candi Tegowangi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiri Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026 di Candi Tegowangi dan ...
LEGISLATIF

Saifudin Minta Pengembangan Pariwisata Kota Batu Tak Mengorbankan Kelestarian Alam

Anggota DPRD Jatim Saifudin Zuhri mendorong pengembangan ekowisata berbasis potensi lokal di Kota Batu dengan tetap ...
KRONIK

Regenerasi Ranting PDI Perjuangan di Surabaya Dipastikan Berjalan Bottom-Up

PDI Perjuangan Surabaya memastikan proses regenerasi pengurus ranting berlangsung secara bottom-up dari tingkat ...
LEGISLATIF

Tabroni Dorong Solusi Menyeluruh Pascakebakaran TPA Pakusari

DPRD Jember mendesak Pemkab segera menyiapkan solusi menyeluruh pascakebakaran TPA Pakusari, mulai percepatan PLTSa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...