Kamis
15 Oktober 2026 | 6 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Ngawi Sediakan Santunan Rp 15 Juta untuk Warga Terdampak Bencana

IMG-20220610-WA0017_copy_1199x674_copy_899x505

NGAWI – Dua peristiwa kebakaran besar terjadi  di Kabupaten Ngawi dalam sepekan ini. Musibah memilukan itu terjadi di Kecamatan Karanganyar dan Widodaren, dalam waktu yang berdekatan.

Meskipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun kerugian yang dialami pemilik rumah ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Menilik dari kejadian bencana itu, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, mengingatkan warga masyarakat agar berhati-hati saat meninggalkan rumah. Pemilik rumah harus memastikan api telah padam, dan tidak ada konsleting listrik.

“Dua kejadian musibah kebakaran kemarin akibat korsleting listrik. Kami mengimbau agar masyarakat ketika akan meninggalkan rumah, harus dipastikan aman,” kata Wabup Antok, pada Jumat (10/6/2022).

Khusus korsleting listrik, Wabup Antok meminta masyarakat agar kembali mengecek instalasinya. Sebab, bukan tidak mungkin telah terjadi perubahan saluran listrik seperti saat pertama kali dipasang.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengingatkan, saat masyarakat ingin merubah instalasi, atau menambah titik pada saluran listrik agar diserahkan pada ahlinya. Menurutnya, jika dilakukan oleh awam, atau dikerjakan secara asal-asalan bisa berisiko kebakaran.

“Itu sangat penting dan vital. Karena dua kejadian kebakaran kemarin akibat konsleting listrik, dan rumah ditinggal kosong pemiliknya,” beber Wabup Antok mengingatkan.

Beberapa waktu lalu Wabup Antok juga meninjau kondisi rumah korban kebakaran. Yakni di Desa Sekarjati, Kecamatan Karanganyar, dan di Desa Sidolaju Kecamatan Widodaren.

Dalam tinjauannya, Wabup Antok menyerahkan bantuan sosial. Berupa uang tunai senilai Rp15 juta untuk masing-masing korban kebakaran.

“Tentu saja kami atas nama pemerintah daerah cukup prihatin atas kejadian kebakaran tersebut. Dan juga menyerahkan bantuan dari pemerintah daerah, untuk warga yang mengalami bencana,” ujarnya.

Dijelaskan Wabup Antok, bantuan sosial dari anggaran Pemkab Ngawi tersebut tidak hanya untuk warga yang mengalami bencana kebakaran. Namun juga berlaku untuk seluruh bencana yang dialami warga.

“Bantuan sosial ini untuk warga yang mengalami bencana. Seperti banjir, kekeringan, kebakaran, dan lainya,” papar Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KOLOM

Pendidikan Karakter dan Cinta Tanah Air : Catatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Oleh Susy Cecilia Agustina S.* IBARAT pohon, cinta tanah air tidak tiba-tiba tumbuh, tapi perlu disemai, dipupuk, ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Entrepreneur dan Buka Lapangan Kerja

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong generasi muda menjadi entrepreneur yang mampu ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...
MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...