Jumat
17 April 2026 | 7 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Nganjuk Sudah Antisipasi Era MEA

pdip-jatim-bupati-taufiq

pdip-jatim-bupati-taufiqNGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk sudah mengantisipasi berlakunya era perdagangan bebas, yakni Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Di antaranya dengan membekali warga Nganjuk dengan berbagai keterampilan.

Bupati Taufiqurrahman mengatakan, sudah setahun lalu Pemkab Nganjuk melakukan antisipasi datangnya MEA. Di antaranya dengan menggelar berbagai pelatihan bagi warga Nganjuk.

“Tahun depan, kami akan semakin intensif menggelar berbagai pelatihan untuk masyarakat. Dengan begitu warga Nganjuk akan memiliki bekal keterampilan dan bisa bersaing baik dari warga lokal maupun tenaga asing yang bisa saja masuk ke Nganjuk,” kata Taufiqurrahman, Kamis (24/12/2015).

Menurut Taufiq, puluhan pengusaha sangat berminat untuk membangun industrinya di Kabupaten Nganjuk. Bahkan beberapa industri sudah beroperasi tahun ini dan sudah menyerap tenaga kerja lokal.

Pihaknya juga memastikan tahun depan ada beberapa industri baru yang beroperasi, mulai pabrik sepatu, pabrik sarung tangan. “Mereka butuh ribuan tenaga kerja. Yang dibutuhkan tentunya tenaga kerja yang memiliki keterampilan,” ujar bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk ini.

Kalangan pengusaha tertarik berinvestasi di Kabupaten Nganjuk, karena adanya akses jalan tolo, serta upah minimum kabupaten (UMK) yang tergolong masih rendah.

“Nganjuk menjadi daya tarik untuk para pengusaha berinvestasi. Apalagi kultur masyarakat Nganjuk yang guyub rukun dan suka gotong royong, menjadi pertimbangan investor untuk berinvestasi,” jelas Taufiq.

Untuk itu, lanjut Taufiq, Pemkab Nganjuk akan mempermudah layanan perizinan. “Kebijakan pembangunan Nganjuk yang akan datang adalah pembangunan berbasis padat karya. Termasuk keberadaan pabrik pabrik ini untuk menyerap tanaga kerja dalam jumlah besar,” katanya.

Sebelumnya, terang dia, terkait perizinan kesannya dipersulit. Tapi dia menegaskan, perizinan melalui Badan Pelayanan Perizinan Terpadu tak akan ribet dan sulit. Pemkab sudah menyiapkan tim khusus untuk membantu prosesnya.

“Selama persyaratan lengkap dan sesuai, prosesnya tidak akan membutuhkan waktu lama,” tegasnya.

Tahun 2016, imbuh dia, di Nganjuk akan ada mall atau plaza yang dibangun Pemkab Nganjuk dengan sistem BOT (build operate transfer) bekerja sama dengan pihak swasta. (endy)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...