Sabtu
22 Agustus 2026 | 10 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Banyuwangi dan PTPN XII Garap Perkebunan Jadi Destinasi Wisata

pdip-jatim-wisata-perkebunan-banyuwangi

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi bersama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII, akan mengembangkan beragam destinasi pariwisata perkebunan.

Di Banyuwangi terdapat 12 perkebunan di bawah naungan PTPN XII yang tersebar mulai wilayah utara hingga selatan Banyuwangi, dengan aneka komoditas tanaman perkebunan seperti kopi, cokelat, karet, dan aneka tanaman kayu.

Wilayah perkebunan juga memiliki daya tarik khas yang menjadi keunggulannya. Menurut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, wilayah perkebunan biasanya berhawa sejuk, rindang, banyak yang dilalui sungai jernih dan berarus, pemandangannya juga indah.

Selain itu setiap perkebunan juga memiliki rumah khas peninggalan Belanda yang dulu menjadi rumah bagi sindernya, bisa jadi wisata heritage.

“Belum lagi budaya masyarakat setempat juga bisa diangkat. Apabila dikemas dengan apik akan menjadi sebuah destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi,” kata Anas, kemarin.

Dia menyebutkan, pengelola perkebunan terluas di Banyuwangi adalah PTPN XII. Karena itu, pihaknya mengajak PTPN XII untuk mengembangkan berbagai destinasi pariwisata baru.

“Kami melihat potensi yang luar biasa yang ada di wilayah perkebunan. Dengan bersinergi bersama antara daerah dan PTPN XII, akan menghasilkan kolaborasi pengembangan pariwisata yang luar biasa,” jelasnya.

Kolaborasi pengembangan pariwisata dengan PTPN XII akan memberikan banyak manfaat. Baik bagi daerah, pihak perkebunan terutama bagi warga yang tinggal di area perkebunan.

Tidak hanya perusahaan, tambah Anas, warga perkebunan pun bisa mendapatkan nilai tambah dari pariwisata selain menjadi pekerja di perkebunan.

“Mereka bisa menjual makanan, membuka homestay dan sebagainya. Inilah multiplier effect yang bisa dihasilkan dari pengembangan pariwisata ini,” ujar dia.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PTPN XII M. Cholidi menyambut baik dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan pariwisata di wilayah perkebunan PTPN XII Banyuwangi.

Sinergi ini akan menjadi peluang yang bagi bagi PTPN XII untuk mengembangakan potensi yang ada di perkebunan.

“Selain menjalankan core bisnis di bidang perkebunan, kami memang memiliki misi untuk mengembangkan bisnis non core salah satunya pengembangan destinasi pariwisata perkebunan. Ini akan menjadi sinergi yang sangat baik bagi kedua pihak,” kata Cholidi.

Pihaknya akan mulai mengeksekusi beberapa lokasi perkebunan. Di antaranya pengembangan Doesoen Kakao, yang berada di areal Perkebunan Kendeng Lembu, dan Perkebunan Kali Kempit, Kecamatan Glenmore, serta Perkebunan Kampe, di Kecamatan Wongsorejo.

Saat ini untuk Doesoen Kakao telah mulai berjalan destinasi agro wisata edukatif pengolahan cokelat dan menjadi tempat diselenggarakannya beberapa even sport tourism daerah. “Kami akan mulai pengerjaan untuk mengemas agar menjadi destinasi yang menarik di beberapa perkebunan. Kami berharap semua berjalan lancar,” tambah dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Trenggalek Kembangkan Konservasi Penyu Kili-Kili Berbasis Sains, Gandeng Universitas Brawijaya

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggandeng Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk mengembangkan ...
LEGISLATIF

Kanang Bersama PMI Jatim Salurkan Air Bersih untuk Warga Ngawi Terdampak Kekeringan

NGAWI – Kemarau panjang mulai membuat warga di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi kesulitan mendapatkan air bersih. ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pemerintah Segera Intervensi Karhutla Kalimantan yang Makin Parah

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Pemerintah segera melakukan intervensi untuk mengatasi kebakaran ...
KRONIK

Kecam Kasus Asusila di Pamekasan, Hj. Ansari PDIP Desak Korban Dikawal hingga Pulih

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual ...
KRONIK

Mbah No, Pemulung 73 Tahun yang Berdiri Tegak di Tengah Rongsokan Saat Merah Putih Diturunkan

BANYUWANGI – Karung berisi rongsokan masih berada di samping tubuhnya. Pakaian yang dikenakannya juga jauh dari ...
MILANGKORI

Meteri Bumi di Kedungdowo, Ketika Trenggalek Menyapa Alam Menjelang Usia 832 Tahun

TRENGGALEK – Pagi di sumber air Kedungdowo, Dusun Bendogolor, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek, Jumat ...