Selasa
13 Oktober 2026 | 3 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Ingatkan Efisiensi APBD 2026 Tak Geser Kepentingan Rakyat

PDIP-Jatim-Wahyudi-19082026

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengingatkan agar perubahan anggaran daerah tetap berpijak pada kepentingan masyarakat. Efisiensi belanja dalam Perubahan APBD 2026 dinilai tidak boleh menggeser arah pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Wahyudi, dalam rapat paripurna DPRD Sumenep di Gedung Nusantara, pada Rabu (19/8/2026).

Menurut dia, kualitas perencanaan dan pelaksanaan Perubahan APBD harus memperhatikan prinsip ekonomi, efisiensi, efektivitas, keadilan, akuntabilitas, serta responsivitas.

“Pengurangan anggaran jangan sampai mengubah haluan visi dan misi kerakyatan yang menjadi tujuan kita bersama,” ujar Wahyudi saat membacakan pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan.

Dalam nota keuangan yang disampaikan Bupati Sumenep, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami peningkatan sebesar Rp40,77 miliar atau 12,20 persen. PAD yang semula ditargetkan Rp334,30 miliar, meningkat menjadi sekitar Rp375,08 miliar pada Perubahan APBD 2026.

Wahyudi menilai, peningkatan PAD tersebut menunjukkan adanya perkembangan positif dalam perekonomian daerah. Kondisi itu diharapkan dapat menjadi modal untuk mendorong Sumenep semakin maju.

Namun, di sisi lain, anggaran belanja daerah dalam Perubahan APBD 2026 mengalami penurunan sebesar Rp42,34 miliar atau sekitar 1,59 persen.

Fraksi PDI Perjuangan meminta penyesuaian belanja tersebut tetap mempertimbangkan prioritas pembangunan dan berbagai persoalan strategis masyarakat, termasuk kemiskinan dan ketimpangan pendapatan.

“Kami berharap perubahan APBD 2026 tetap menjadi instrumen untuk merespons setiap aspirasi masyarakat dan mengatasi persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Fraksi PDI Perjuangan menegaskan, kualitas belanja daerah harus benar-benar diarahkan pada kebutuhan prioritas. Dengan begitu, perubahan anggaran tidak sekadar menjadi penyesuaian angka, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumenep. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...