Kamis
23 April 2026 | 5 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemilih Jokowi Lebih Sreg Coblos Gus Ipul-Mbak Puti

pdip-jatim-gus-ipul-puti-dapat-no-2

SURABAYA – Pemilih Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI hingga dua periode lebih sreg mencoblos pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di Pilkada Jawa Timur 2018.

Hasil survei Charta Politika yang dilakukan awal Maret 2018 menyebutkan, suara Jokowi di Jawa Timur untuk Pilpres 2019 mencapai 58,7 persen.

Dari jumlah itu, “Sebanyak 51,3 persen pemilih Jokowi di Jawa Timur memilih Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno,” ungkap Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, saat di Surabaya, Kamis (22/3/2018).

Sebaliknya, pasangan Khofifah-Emil hanya dipilih 35,9 persen oleh pemilih Jokowi, atau selisihnya mencapai 15,4 persen. Sementara, masih 12,8 persen pemilih Jokowi belum memutuskan pilihan di Pilkada Jatim.

”Terlihat jelas, pemilih Jokowi jauh lebih sreg mencoblos Gus Ipu-Mbak Puti dibanding Khofifah-Emil,” ujar Yunarto.

Soal mengapa pemilih Jokowi lebih sreg mencoblos pasangan nomor dua, menurut Yunanto, hal ini tak lepas dari dukungan Jokowi pribadi kepada cucu Bung Karno tersebut. Sikap Jokowi ini diumumkan Wakil Sekjen DPP Perjuangan Ahmad Basarah beberapa waktu lalu.

“Faktor kedua, adalah program Gus Ipul-Puti yang memperkuat program Nawacita milik Presiden Jokowi,” beber Yunarto.

Program Gus Ipul-Puti Guntur yang punya efek jelas adalah pendidikan gratis untuk SMA/SMK, kebijakan anggaran Madin Plus, pengembangan infrastruktur, dan tambahan Rp 1 triliun untuk Pulau Madura.

Gus Ipul dan Mbak Puti juga akan mengembangkan kawasan Selatan, dari Pacitan sampai Banyuwangi.

Pasangan religius dan nasionalis itu juga memberi perhatian terhadap ekonomi kreatif, anak-anak muda milenial, pengembangan perdesaan, hingga pemberdayaan perempuan. Semua itu wujud penguatan Nawacita Jokowi.

“Jadi pemilih Jokowi dan Gus Ipul-Mbak Puti rasional. Mereka memilih berdasar pertimbangan jelas,” kata Yunarto.

Faktor ketiga adalah kedekatan partai politik pengusung. Dalam Rakernas ke-3 lalu, PDI Perjuangan telah menetapkan Jokowi sebagai Capres 2019.

Di Pilkada Jatim, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mencalonkan Gus Ipul-Puti Guntur. “Masyarakat menangkap pesan jelas dan tegas, bahwa terdapat garis lurus antara Jokowi dan Gus Ipul-Mbak Puti,” ujar Yunarto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Dukung Verval Data Kemiskinan, Minta Penempatan ASN Tepat dan Libatkan RT/RW

DPRD Jember dukung verval data kemiskinan, minta penempatan ASN efektif dan libatkan RT/RW agar bantuan tepat ...
KABAR CABANG

Digitalisasi dan Literasi, Cara Perempuan Muda Lumajang Memaknai Spirit Kartini

LUMAJANG – Perayaan Hari Kartini di Kabupaten Lumajang tak lagi sekadar soal peragaan busana adat. Di kantor DPC ...
HEADLINE

Said Abdullah Minta Syaifuddin Zuhri Bangun Sinergi yang Kuat Antara Legislatif dan Eksekutif

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah minta Syaifuddin Zuhri yang ditetapkan DPP PDIP ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Buka TMMD ke-128, Membangun Infrastruktur Perkuat Ekonomi Desa

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun ...
LEGISLATIF

Usman Ependi Dorong UMKM Perempuan Kota Madiun Naik Kelas

Usman Ependi turun langsung dampingi UMKM perempuan di Madiun dalam momentum Hari Kartini, dorong usaha naik kelas ...
KABAR CABANG

Armuji Minta Syaifuddin Zuhri Siapkan Langkah Strategis

Armuji minta Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri responsif terhadap aduan masyarakat dan segera ambil langkah ...