Rabu
14 Oktober 2026 | 12 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemandu Wisata Banyuwangi Mulai Bersertifikat Kompetensi New Normal

pdip-jatim-pemandu-wisata-banyuwangi-1

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, di era new normal, pariwisata tak lagi sekadar mengedepankan pelayanan prima. Namun protokol kesehatan yang ketat akan menjadi daya tarik utama.

“Kita harus aman dari Covid-19, sekaligus aktivitas ekonomi harus tetap produktif. Maka harus ada langkah untuk menjamin keselamatan bersama,” kata Anas, Sabtu (20/6/2020).

Untuk itulah, Banyuwangi melakukan standarisasi protokol kesehatan bagi pelaku wisata. Salah satunya kepada para tour guide yang beroperasi di Gunung Ijen.

Sebanyak 91 pemandu wisata di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Ijen, kemarin telah mendapat lisensi sebagai tour guide bersertifikat protokol kesehatan.

Sertifikat sesuai protokol Covid-19 itu diserahkan Anas di ruang terbuka hijau (RTH) Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Acara digelar dengan standar protokol kesehatan.

Menurut Anas, para tour guide tersebut telah melalui uji sertifikasi kelayakan sebagai pemandu wisata era normal baru. Selain dapat memberikan standar layanan yang baik, mereka telah dilatih soal protokol kesehatan, diedukasi soal dunia kesehatan termasuk potensi infeksi di sektor pariwisata yang harus dihindari.

Anas melanjutkan, pada masa kenormalan baru ini, sejumlah aktivitas pariwisata yang berkaitan dengan alam seperti hiking dan aktivitas gunung lainnya, diperkirakan akan lebih diminati masyarakat.

“Diprediksikan, setelah ini pariwisata pasti akan booming. Terutama dalam aktivitas berbasis alam, mereka akan lebih memilih pariwisata yang berkelanjutan. Dan Banyuwangi adalah salah satu daerah yang menawarkan ekowisata. Kita tentunya harus bersiap,” ujarnya.

Untuk itulah, dia mendorong para pemandu wisata gunung dan instruktur pemandu wisata gunung di Banyuwangi untuk lebih meningkatkan kompetensi guna menghadapi tantangan di era kenormalan baru.

Pihaknya pun berkomitmen untuk terus memfasilitasi dengan memberikan pelatihan secara daring untuk semua pelaku wisata. Termasuk pelatihan untuk guide sesuai protokol Covid.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, standarisasi terhadap tour guide dilakukan dengan uji kompetensi seputar pengetahuan tentang destinasi, standar pelayanan hingga pengetahuan protokol Kesehatan Covid 19. Dari 149 orang guide yang mengikuti uji tersebut, hanya 91 orang yang lolos dan mendapatkan sertifikat.

Menurutnya, ada tiga kawasan wisata yang tour guidenya wajib bersertifikasi. Yakni Gunung Ijen, Taman Nasional Alas Purwo, dan Desa Wisata Kemiren.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...