Kamis
03 September 2026 | 2 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD, Minta Semuanya Fokus Urus Bencana

pdip-jatim-dpp-05012022-komarudin-watubun

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan bersikap tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) secara tidak langsung atau melalui DPRD yang baru-baru ini didorong sejumlah fraksi di DPR.

Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi II DPR bidang politik dan pemerintahan, Komarudin Watubun mengatakan sikap partainya tak berubah soal pemilihan langsung dalam pilkada.

Pada 2014, kata Komar, PDIP juga menolak aturan pilkada tak langsung yang sempat disahkan lewat UU Nomor 22 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

UU itu sempat mengatur pilkada digelar secara tidak langsung. Meski belakangan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membatalkan aturan itu lewat peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).

“Jadi, kalau ada usul pilkada dipilih DPRD, kami tentu menolak, sikap kami tidak berubah,” kata Komarudin Watubun, saat dihubungi wartawan, Selasa (23/12/2025).

Menurut dia, pemilihan langsung merupakan bagian dari proses demokratisasi pada sistem pemilu sejak Reformasi 1998. Komar menilai jejak-jejak reformasi mestinya tidak mudah dihapus hanya karena selera penguasa di kursi pemerintahan.

“Nah jangan sampai ada gejala-gejala semua jejak reformasi itu dihilangkan lalu kita kembali lagi ke pada zaman suram masa lalu. Karena apapun sistem yang digunakan harus melakukan kajian lebih dalam melibatkan publik. Tidak bisa dibuat menurut selera, karena berkuasa ya sudah, padahal itu belum tentu baik menurut rakyat,” katanya.

Oleh karenanya, PDIP, kata Komar, akan tetap pada posisi agar pilkada digelar langsung. Dia bilang PDIP akan selalu berdiri pada kehendak rakyat.

Dia menilai pemilihan tak langsung atau melalui DPRD tak serta bisa menyelesaikan permasalahan pemilu yang selama ini kental dengan praktik politik uang. Menurut Komar, tak ada yang bisa menjamin bahwa pemilu tak langsung membuat ongkos politik semakin murah.

“Kalau calon-calon diajukan dengan mahar ya tetap membengkak juga. Kan begitu. Siapa pastikan kalau anggota DPR [DPRD] itu bisa dikontrol tidak terlibat dalam pemilihan,” kata dia.

Komar juga menegaskan partainya saat ini masih fokus membantu penanganan dampak bencana banjir dan longsor, terutama di Sumatra. Menurut dia, hal itu sesuai instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Komar mengingatkan energi bangsa saat ini mestinya fokus pada pemulihan dampak bencana, alih-alih mengusulkan wacana perubahan sistem politik.

Menurut dia, pemerintah juga harus fokus pada evaluasi perizinan pemanfaatan hutan yang menjadi penyebab banjir hebat di Sumatra.

“Dan juga memikirkan kebijakan ke depan, mengevaluasi izin hutan soal kelapa sawit maupun HPH, dengan peristiwa besar hari ini, dibandingkan sibuk urus pemilu 2029 itu,” kata Komarudin. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri: Maulid Nabi Jangan Sekadar Bersholawat, Teladani Akhlak Rasulullah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan Maulid Nabi tidak cukup dengan bersholawat, tetapi harus diwujudkan ...
KABAR CABANG

Guntur Soroti Literasi Politik Anak Muda, Apatisme Harus Dijawab dengan Edukasi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menyoroti pentingnya meningkatkan literasi ...
LEGISLATIF

Khamim Perluas Potensi Susu Dusun Brau Lewat Festival Nyusu Bareng

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari mendorong potensi susu lokal Dusun Brau, ...
BERITA TERKINI

Keluhan Peziarah Berulang, Eri Perketat Pengawasan Anjal di Kawasan Makam Sunan Ampel

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pengawasan terhadap anak jalanan (anjal) dan pengamen di ...
KRONIK

Biaya Mahal Pilkades Dikhawatirkan Saring Kandidat Berkualitas

JEMBER – Mahalnya biaya pencalonan kepala desa mulai dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Jember. Mereka khawatir ...
KRONIK

Tampung Keluhan Wali Murid hingga Guru, Bupati Ipuk Bahas Isu Pendidikan di Forum Gesah Bareng

BANYUWANGI – Program “Gesah Bareng Ambi Bupati” kembali digelar, pada Rabu (2/9/2026), di Pendopo Sabha Swagata ...